Emilia Husein

Emilia Husein

  • WpView
    LECTURAS 14
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, mar 14, 2020
"Lo ngapain ngikutin gue terus hah?!" sergah Langit frustasi "Mili nggk ngikutin Langit ko, sepatu Mili aja yang terus ngikutin langit, jangan jangan ada magnetnya lagi" ucap perempuan berkepang dua sambil meneliti sepatunya Namun sepatu langit malah mendekat dan berhenti tapat di depan sepatu lusuh miliknya. "Lo serius mau ngikutin gue sampe ke toilet?" Langit mulai mendekat dan menyeringai. "Hah?" Mili mendongakan wajah, menahan nafas seolah olah manusia yang tepat 5 cm di depan wajahnya akan memakannya hidup hidup jika dia menghembuskan nafas sekali saja. "Oh lo serius mau ikut masuk?" tanyanya dengan seringaian menakutkan dan malah semakin mendekatkan wajahnya. Seolah mendapat alarm bahaya, Mili mendorong bahu Langit sekuat tenaga. "Eh, Mil-Mili mau ke-ke kantin dulu deh, nanti Mili balik lagi" ucapnya terbata dan berlari sekuat tenaga. "Ck,dasar cupu" gumam Langit terkekeh menyenderkan tubuhnya pada pintu masuk toilet khusus laki laki sambil memperhatikan Mili yang berlari menjauh menggoyangkan kepang duanya.
Todos los derechos reservados
#98
cintamati
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Journey
  • Ily3000 [COMPLETED🦋]
  • Ayah Apa Salah Kami (Hiatus)
  • Terikat Cinta
  • Dinikahin ayah tiriku[21+]{Slow Update}
  • Surrogate
  • Blooming Baby
  • Human Living (Slow update)
  • LANGIT TERBELAH CAHAYA PURNAMA
  • LINTANG & LANGIT
Journey

Seseorang itu pun mendekat ke arah Layla, sambil menepuk bahu Layla ia pun menoleh dalam pikirnya siapa ni orang ko nepuk bahu aing kenal emang perang batin dia "Siapa ya?" tanya Layla sopan padahal pengen ngegas "Oh iya, kenalin RANGGA LANGIT BUMANTARA" ucap laki-laki yang memiliki nama Langit "Salam kenal juga kak LAYLAWANTA ASTRALITA SENGKALA" balas Layla "Kaka panggil kamu Awan boleh?" tanya lelaki itu "Kalau begitu aku juga panggil kaka Langit ya" ikut Layla "Lucu ya nama kita saling mebutuhkan Langit mebutuhkan awan untuk terlihat indah dan Awan membutuhkan langit untuk berlabuh" jelas Kak langit "Iya ya aku ko baru sadar" sadar Layla Pengen tahu kelanjutannya, ayo baca cerita ini Maaf bila ada kesamaan nama tokoh,latar, jalan ceritanya Ini murni dari otak saya sendiri🙏🙏🙏 Hampura Jangan lupa berikan komentarnya ya Happy reading☺️☺️

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido