Jurnal Pedih

Jurnal Pedih

  • WpView
    Reads 4,218
  • WpVote
    Votes 155
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 17, 2020
Tulisan yang tidak ditulis menggunakan jari melainkan dengan hati. Tulisan yang tidak ditulis dengan tinta melainkan dengan air mata. Tulisan yang tidak ditulis dari pengalaman melainkan dengan kenangan. //𝒥𝓊𝓇𝓃𝒶𝓁 𝒫𝑒𝒹𝒾𝒽
All Rights Reserved
#137
pedih
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Favorite Wound
  • Almost.
  • STORY KEISHA (TAMAT)
  • LUKA
  • Just Words
  • TITIK LUKA
  • You Are Mine [Terbit]
  • KHALILA AND OTHERS
  • Rekal Rara [END]
  • Hanya Saja

• 𝘔𝘦𝘯𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢𝘪 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘢𝘥𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘭𝘶𝘬𝘢 𝘧𝘢𝘷𝘰𝘳𝘪𝘵𝘬𝘶 • ―ꦱꦏꦶꦪ [TAHAP REVISI, SABAR] ⚠️DILARANG KERAS MEMPLAGIAT KARYA INI DALAM BENTUK APAPUN!!!⚠️ ----------------------------------------------------------- Setelah sekian lama terombang-ambing dalam deburan ombak, kisah Prana dan Kiya harus kembali diuji. Prana yang sudah berjanji pada Tuhannya untuk tidak ikut campur lagi dengan kehidupan Kiya mau tidak mau harus pergi meninggalkan cewek malang yang tengah terbaring sekarat di atas brankar rumah sakit itu. ••• "Setelah kamu sembuh, temui aku di alamat itu," pinta Prana. "Kamu harus janji buat terus berjuang sampai operasi kamu berhasil nanti." Sebelum kepergiannya, pesan yang ingin disampaikannya pada Kiya cuma satu: Jangan mati! ----------------------------------------------------------- Cover cr : Pinterest (@sungsdown)

More details
WpActionLinkContent Guidelines