guratan kisah, klasik, manis. terurai sepi pada luka dan nadi. dua fana memandang, tapi bisu. tak ada sedikit kata yang larut dalam cakap, hanya harap yang lumat dalam hikmat. tuai sepi memandang, akhirnya seorang wanita bernama titik temu, membuka keheningan, dan menyelesaikan hubungan.
pisah.
itulah kelanjutan. Tanpa sedih titik temu pergi, meninggalkan buronan tampannya. jauh, hingga, tak ada lagi cakap berseri antara keduanya.
sekarang hanya tinggal domain sendiri. kodomain sudah jauh. replika replika kenangan terkadang terpancar dari sinar halusinasi.
cerita ini kutulis, untuk sang buronan tampan, dari ku, si titik temu.