PULIH.

PULIH.

  • WpView
    Reads 394
  • WpVote
    Votes 97
  • WpPart
    Parts 38
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 11, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
[[ judul awal "Rasa & Lara" ]] Ada yang terbang, ada yang hilang. Lantas ada yang sakit, ada yang layu, ada yang hampir mati. Lalu ada yang datang, ada yang menyembuhkan. Mengharapkan yang pergi untuk kembali, nyatanya tidak terjadi. Tapi ada yang mendatangi, lalu membuatmu pulih kembali. Takdir tak pernah sebercanda seperti yang kamu pikirkan. Dia begitu untuk memberi jawaban. Untuk menghilangkan resah dan gelisah. Lantas membuatmu menemukan kata akhir, namun tak berakhir. Lekas pulih. Selamat karena sudah pulih. Ⓒ2020
All Rights Reserved
#473
sastra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit Yang Retak, Tak Selalu Hujan
  • ELANG [End]
  • Ain't Together [Sedang Direvisi]
  • AURORA
  • Andira [End]
  • Give Me That Feeling
  • Game Over: Losing Control
  • Langit Artharendra

Kalara adalah kisah seorang perempuan yang tumbuh di tengah luka, rindu, kehilangan, dan kenyataan yang tak selalu bisa dipeluk dengan logika. Sejak kecil, Kalara terbiasa menekan perasaan dan menyembunyikan tangis. Ia hidup dalam bayang-bayang keluarga yang dingin, cinta yang tak utuh, dan suara-suara dalam dirinya sendiri yang terus bertanya: Apakah aku pantas untuk bahagia? Perjalanan Kalara bukan tentang menemukan seseorang yang menyelamatkannya, tapi tentang keberaniannya untuk menyelamatkan diri sendiri. Di setiap bab, ia jatuh, terluka, dan mencoba bangkit-bukan dengan cepat, tapi dengan jujur. Ia bertemu dengan sosok-sosok yang mengguncang jiwanya, menghadapi masa lalu yang menyakitkan, hingga pada akhirnya ia memilih untuk duduk bersama lukanya, mengenalinya, dan perlahan merawatnya. Dari ruang-ruang gelap dalam dirinya, Kalara mulai belajar bahwa pulang bukan selalu tentang tempat-tapi tentang berani tinggal di dalam tubuh sendiri. Ia memahami bahwa tidak semua luka harus sembuh, cukup ditemani. Bahwa kehilangan tidak selalu berarti hancur, dan kebahagiaan bukan tujuan, melainkan keputusan. Di akhir kisah, Kalara tidak menjadi versi sempurna dari dirinya-melainkan menjadi utuh, dengan segala pecahan yang ia terima dan rawat sendiri. Kalara adalah kisah pulang. Bukan ke rumah, bukan ke seseorang-tetapi ke dalam dada sendiri. Dan di sana, ia membangun rumah dengan tangannya sendiri. Rumah yang tenang, hangat, dan cukup. 💐

More details
WpActionLinkContent Guidelines