Crazy Friend's Zone

Crazy Friend's Zone

  • WpView
    Reads 140
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 1, 2020
Ntah apa yang merasuki orang tua mereka sehingga menyatukan mereka. Awal nya sepuluh gadis tetapi kedua orang itu pindah karena ada yang harus di kerjakan di luar negeri oleh orang tua mereka. Kini delapan gadis dengan kepribadian yang berbeda tinggal dalam sebuah rumah dengan 4 buah kamar serta kamar mandi masing masing kamar, sebuah ruang tamu dan ruang tv serta dapur dengan 2 kulkas, kolam renang yang berada di samping ruang tv.Mereka masih duduk di bangku SMA tepat nya kelas 11.Berbeda sifat berbeda pula selera.Delapan gadis tersebut di satukan dalam sebuah rumah karena kesibukan orang tua mereka yang berbeda beda.Mereka dilarang keras menggaji seorang pembantu,dengan harapan supaya mereka dapat hidup mandiri tanpa seorang pembantu.Mereka harus bisa membagi waktu mereka agar masalah pekerjaan rumah dapat selesai dan tugas sekolah pun dapat di kerjakan. Bagaimana Kisah mereka, apakah mereka selalu bersama, apakah mereka mengenal cinta, semua akan terjadi disaat kalian menjadi pengemudi.
All Rights Reserved
#16
sebuahcerita
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Kedua
  • CEZALINE
  • A TEEN
  • Satu semester seribu kenangan
  • ALANA [LENGKAP]
  • Mas Angga✔️
  • AMERTA DALAM AKSARA
  • A Class? or A Home?

Sebuah keluarga yang terpukul kehilangan ganda akibat penyakit langka, menemukan kembali kekuatan dan kebahagiaan melalui warisan sebuah toko buku, Senja Kata, dan pesan cinta abadi. - - - - Latar Belakang Luna: Luna (21 tahun), anak dari orang tua bercerai, hidup mandiri di rumah nenek sejak usia 12, lalu sendirian setelah nenek meninggal di usia 19. Dirawat Bunda Citra (ibu tiri) sejak usia 14. Terlahir dengan penyakit UVM (Pendarahan Otak) yang ia sembunyikan bertahun-tahun. Meninggal dunia di usia 21 karena penyakitnya. Kehilangan Bunda Citra: Satu tahun setelah kepergian Luna, Bunda Citra, pengelola toko buku Senja Kata (impian Luna), mulai menunjukkan gejala penyakit yang sama. Ia merahasiakan kondisi parahnya (sisa umur satu minggu) dari anak-anak, hanya Ayah Ari yang tahu. Bunda Citra menyiapkan surat dan hadiah terakhir untuk anak-anak. Menghabiskan minggu terakhir dengan menciptakan kenangan indah bersama keluarga. Pesan dan Warisan: Bunda Citra meninggal dunia dan dimakamkan di samping Luna. Ayah Ari mendapat petunjuk dari mimpi untuk mengizinkan anak-anak membuka amplop dan menemukan hadiah. Anak-anak (Bintang, Nara, Raka) membaca pesan terakhir penuh cinta dan menemukan hadiah-hadiah dari Bunda. Keluarga bersatu kembali, menemukan kekuatan dalam pesan dan warisan Bunda Citra dan Luna, bertekad melanjutkan Senja Kata sebagai monumen cinta dan harapan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines