Mood Swing Woman

Mood Swing Woman

  • WpView
    Lecturas 467
  • WpVote
    Votos 39
  • WpPart
    Partes 8
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, jul 19, 2020
WpInfo
Ficción
Romance
Sejak kecil Aira leviana mempunyai gangguan mood swing ( perubahan mood dan emosi). Setiap hari dia hanya mengurung dirinya di kamar kosong sambil menangis karena cuma itu yang membuat hatinya sedikit merasa tenang. Kejadian 1 tahun yang lalu yang membuat dirinya trauma ketika mengingat kejadian itu. " Suatu hari Aira tidak bisa menahan emosi nya atau gangguan mood swing nya tiba-tiba saja Aira pergi dari rumahnya, Suasana hati nya sedang tidak stabil. Ketika Aira ingin menyebrangi jalan tiba-tiba ada mobil dari kejauhan yang melaju kencang menghampiri Aira hampir saja ingin tertabrak. Ternyata ada papahnya Aira yang mendorong Aira dan pada akhirnya papahnya Aira yang ketrabak mobil itu dan nyawa nya tidak bisa di selamatkan ", itu yang membuat Aira selalu mengurung diri dan bahkan tidak pernah keluar rumah selain sekolah. Suatu ketika dia menemukan seseorang yang berhasil membuat hari-hari nya lebih berwarna. Dan menerima Aira apa adanya, Aira selalu berdoa sama Tuhan agar dia tidak pernah dipisahkan oleh laki-laki yang sedang dia cintai itu. Tapi takdir berkata lain baru saja Aira merasa bahagia, tuhan merenggut kebahagiaan itu tanpa kasih tanda ataupun firasat Ayo dong baca terus kelanjutan nya jangan cuma baca di prolognya aja heheh.Maaf ya kalau ada yang typo, semoga kalian suka hehe Happy reading:)
Todos los derechos reservados
#349
aira
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • How to Burn the Bad Boy (END)
  • Waktu?
  • Gula - Gula
  • Double'A Season 2
  • BarraKilla
  • Ranaya
  • Halaqah Rasa
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]

"Arjun terus yang dipilih. Kapan lo milih gue?" tanya Ragas dengan kesak sambil menatap Ralin. "Kalo Arjun ajak lo ke kantin lagi, apa lo bakal nolak?" "Oh ya nggak mungkin gue tolak dong. Arjun ngajak gue ke kantin? Berduaan? Makan bakso? Dan gue dengan bodohnya nolak itu?" Ralin tersenyum remeh kepada Ragas. "TAPI GUE JUGA MAU." Ragas membalas ngotot. "GUE YANG NGGAK MAU!" "Lo nyadar nggak sih kalo gue cemburu?"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido