Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
365 ; ME
  • WpView
    Membaca 86
  • WpVote
    Vote 15
  • WpPart
    Bab 7
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Apr 5, 2020
WpInfo
Puisi
Hanya sedikit cerita, tentang bagaimana aku. Bagaimana diriku yang rumit. Sebab banyak orang bertanya tanpa memikirkan perasaan, "kau itu seperti apa sih?" - seseorang bertanya padaku saat itu, "kenapa kamu begitu mencintai tulisan?" hanya 5 kata, tapi sudah ribuan kali kudengar dalam struktur kata yang berbeda. aku mencintai tulisan, karena tulisan mencintai ucapan yang tidak mampu diucapkan. 365 : 1 - percayalah, tidak semua perempuan memiliki pandangan yang sama. tidak semua cerita, memiliki alur yang yang serupa. aku, perempuan rumit yang mencintai hal hal sederhana.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#21
pecah
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah
  • Fade into the Moonlight [Selesai]
  • RAYXCAIN
  • Same love from diffrent people
  • Three Targeted Girls!!
  • Angkasa
  • I'm a Girl, Bos!
  • Secrets
  • My posesif man!

Hanya menuang segala kata dalam hiruk-pikuk kehidupan-merekam apa yang lewat, menuliskan apa yang terlintas, tanpa janji akan kedalaman atau kebijaksanaan. Tidak ada urgensi untuk menjelaskan, tidak ada kepentingan untuk dipahami, sebab dunia sudah penuh dengan orang yang mengira dirinya tokoh utama. Kata-kata berdiri sendiri, mengalir mengikuti arus yang tak selalu jelas arahnya, seperti rapat yang seharusnya bisa diselesaikan dengan satu email. Kadang tajam, kadang datar, sering kali hanya sekadar ada, mengisi ruang seperti iklan yang muncul di saat paling tidak dibutuhkan. Kadang melankolis, kadang sinis, kadang seperti bercanda tapi ternyata menyelipkan sesuatu yang dalam. Hidup ini kadang absurd kadang, ah sudahlah-namun makna di dalamnya juga sering lewat tanpa permisi. Saya pun sadar, tidak semua orang punya waktu untuk membaca sesuatu yang mungkin hanya sekadar refleksi seseorang yang terlalu banyak diam di pojok ruangan, mengamati bagaimana orang-orang tertawa, menangis, lalu pura-pura lupa bahwa mereka pernah melakukan keduanya. Tapi tenang saja, saya tidak akan memaksa Anda untuk membaca sampai selesai-membaca separuh lalu berpikir, "Ah, ini mah nggak masuk akal," juga merupakan bagian dari perjalanan menemukan makna, bukan? Maka, jika pada akhirnya tulisan ini lebih mirip tumpukan halaman tugas yang ditunda dikerjakan sampai tenggat waktu atau coretan iseng di pinggir buku catatan kuliah yang berakhir lebih eksistensial dari esai akademik-saya tidak akan terkejut. Seperti manusia yang mencari hiburan, semua tulisan ini juga mungkin sedang mencari pembacanya yang tepat, atau setidaknya, seseorang yang cukup penasaran untuk bertanya, "Ini cerita isinya apa sih?" sebelum akhirnya menguap dan kembali membuka media sosial. Jika Anda menemukan sesuatu yang berharga di dalamnya, anggap saja saya sedang beruntung. Jika tidak, ya, setidaknya saya sudah menyumbang satu tulisan lagi ke alam semesta ini.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan