THE MEMORIES (ON GOING)

THE MEMORIES (ON GOING)

  • WpView
    LECTURES 1,627
  • WpVote
    Votes 122
  • WpPart
    Chapitres 44
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., juin 10, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Aku sama kamu itu kayak langit dan bumi. Kamu itu langit, dan aku bumi. Setinggi apapun aku berharap bisa bersama kamu, itu tak akan pernah terjadi. Kamu, jauh tinggi di atas sana, tak bisa aku gapai sedikit pun. Kehidupan aku dan kamu itu berbeda. Ada kalanya kita berpisah dan melanjutkan kehidupan kita masing-masing. Biarkan semua yang telah kita lewati menjadi kenangan indah yang tak terlupakan. Aku selalu ingat tentang kamu, dan tentang kenangan kita. Entah bagaimana akhirnya, tapi aku berharap, kamu bahagia ya. THE MEMORIES~
Tous Droits Réservés
#13
fobia
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • FALLING IN LOVE
  •  True Love  Of A Agent
  • THREE GIRLS AND ALL STAR  [REVISI]
  • SELESAI (Say Goodbye)
  • Butterfly Effect
  • Singkat (Haruto x Rami)
  • REZZA

Ternyata benar kata orang orang, masa yang paling seru dan menyenangkan itu di masa masa SMA. Dimana banyak suka duka dan kenangan yang tak bisa di lupakan, salah satunya adalah KAMU. Yaa! kamu, KAMU adalah seseorang yang memberikan kenangan itu di saat masa SMA kita. Kenangan manis dan pahit yang kita lalui bersama, mungkin saja kamu sudah melupakan kenangan itu, tetapi AKU yang akan selalu mengingat kenangan kenangan itu. Butuh 5 tahun untuk bisa move on dari kenangan masa itu. 5 tahun itu tidak cepat, butuh banyak waktu untuk bisa melupakan mu, melupakan kenangan kenangan kita dulu itu tidak mudah dan aku membutuhkan waktu 5 tahun itu untuk bisa mengikhlaskan mu dan melupakanmu. Asal kamu tahu, selama 5 tahun itu aku berusaha melupakan mu dengan cara mencari orang baru, tetapi saat aku menjalin hubungan dengan orang baru itu hatiku tetap kembali ke kamu. "kenapa?" "kenapa selalu kamu?" "kenapa lelaki di luaran sana tidak ada yang seperti mu?" "kenapa hati ku selalu mau kamu bukan yang lain?". Itulah yang selalu aku pikirin disaat bertemu orang baru.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu