Miracle Darkside

Miracle Darkside

  • WpView
    Membaca 12
  • WpVote
    Vote 2
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Mar 27, 2020
WpInfo
Non-fiksi
Dimulai dengan sebuah keajaiban, dan berakhir dengan kegelapan. Tetapi, semua itu bisa berubah! kita mulai dengan kegelapan lalu datang keajaiban. Bukan datang tapi di datangi oleh kita sendiri Di cerita ini mengisahkan seorang keluarga yang harmonis, pasangan muda yang baru saja di berikan seorang putera. Meik namanya! kian hari,bulan,bahkan tahun Meik tumbuh menjadi seorang pria yang Brutal. Hampir setiap hari ia minum 4 atau 5 gelas alkohol. semua itu membuat ayahnya depresi dan akhirnya meninggal dunia. Ayahnya pergi dengan rasa penyesalan "Kenapa aku harus menjadi Ayahmu?"
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Aksara Lingga
  • Embrace again, Arnan
  • Scond Life Fake Nerd
  • RAKA: Diantara waktu Yang Tak Pernah Memeluk
  • Being a Good Papa [ End ]
  • Surat tak berbalas
  • Reinkarnasi Istri CEO
  • Langit Kelabu Milik Ara

"masa iya anak SMA ngacak - ngacak pikiran gue?" ..... "Tolong saya sekali lagi dong pak, penguntit gila itu masih ngikutin saya. Please pak" tangannya mengatup dengan memohon agar pria itu membantunya lagi. "Oke! Sini ikut saya" Pria dewasa itu menyambar baju panjang dan lengan Lingga. memepetkannya di tembok dekat ruang ganti. "Kamu diam ikuti saya" katanya dengan tegas. .... Hani menengokkan kepalanya setelah melihat pria didepannya bersemangat melempar bola basket kedalam ring di timezone. kini ia mendapati kawannya, Lingga ternganga pada pria yang akhir - akhir ini mengisi kekosongan hidupnya. serta gadis yang berada pada ujung kanan lingga -Shenna juga terpana atas ketampanan pria brewok itu. "Gila ganteng banget anjir" Lingga masih tak mengedipkan mata dan terus memandangi. "iya woeeyy!" Hani mengiyakan. "sadar guys, umurnya 30" sedangkan Shenna yang tak dipungkiri juga merasakan hal yang sama. hanya saja dirinya sajalah yang realistis dan tetap pada batas wajar. .... "Pak Aksara Pernah dugem?" mata lingga menatap Aksara menyelidik. mencoba mencari jawaban pada manik mata miliknya. .... "Apa ayah tidak kesepian?" mobil golf melaju sedang. membawa dua penumpang, Ayah dan anak yang sudah lelah bermain golf tersebut. "rumah sebesar itu, setiap hari isinya hanya pelayan?" Lingga mengamati wajah ayahnya yang mulai keriput. entah sejak kapan garis itu muncul. mata milik ayahnya mirip sekali dengan miliknya. tidak belo dan tidak cipit. sedang. "Kenapa kamu tanya gitu?" "Ayah tampak menyedihkan" kalimat yang Lingga buat, selalu berhasil membuat ayahnya tertegun. untuk menyalahkan tak sanggup, dan membenarkan pun akan lebih menyakitkan.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan