Pelangi Diatas Bintang

Pelangi Diatas Bintang

  • WpView
    Reads 252
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 20, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Pelangi dan Bintang Bukan cerita astronomi Bukan cerita geologi Bukan cerita antariksa Hanyalah cerita remaja. Semoga menghibur pemirsa •Berbeda tempat •Berbeda jenis, fungsi •Banyak penghalang •Namun, saling mengindahkan Menurut kalian beda apa lagi??? "Pelangi diatas Bintang" Penasaran ceritanyaa?? Langsung aja dibaca yaa Jangan lupa, support aku. Vote and comment. Okey Satu perhatian dari kalian para readers akan sangat bermakna bagi aku
All Rights Reserved
#550
angel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pelangi untuk Hujan(on going)
  • LANGIT (On Going)
  • BINTANG (GOLDEN) [END]
  • BINTANG&BULAN
  • Universe Sky
  • Kisah Lain: Bintang di Balik Langit
  • TENTANG LANGIT (TAHAP REVISI)
  • CIRCUMPOLAR [NEW VERSION]
  • stardust (Aditia Yudis)
  • Pelangi sehabis hujan

"Peluk gue Hujan!" "Jangan mati sekarang BODOH!" "Bunuh gue Bumi biar bisa bareng terus!" "Bunda,Bunda.Gelap.Karena warna Awan hilang!" "Cepat berdamai Hujannya Pelangi,biar Hujan lebih bahagia kedepannya" Lo berubah Pel"Itu suara Bulan,dia mengatakan itu dengan isakan karena tidak ada sahutan apapun dari pelangi membuat Bulan semakin terisak.Untung sesuana cafe siang ini tidak terlalu rame itu memudahkan mereka untuk saling bicara tanpa memikirkan pendapat orang lain."Lo ga seperti Pelangi yang gue kenal,lo beda dan lo bukan Pelangi sahabat gue."Untuk satu kalimat dari Bulan membuat Pelangi tersenyum,dia menatap Bintang sebentar dan mengalihkan padanganya kepada Bulan."Bukan gue yang ga lo kenal,tapi lo memang ga kenal gue dari awal"satu tarikan nafas dan kekehan membuat Bulan menatap Pelangi, sedangkan Pelangi yang ditatap hanya diam dengan muka datar."Maaf, maaf,maafin gue,gue tau gue salah tapi tolong jangan hukum gue seperti ini."Bulan makin terisak,air matanya sama sekali tidak membuat pelangi kasian,tapi entahla mungkin hanya Pelangi yang tau apa yang dia rasakan saat ini.Bintang sendiripun merasa sangat bersalah atas semua ini,dia juga mengambil peran penting dalam semua hal perubahan yang terjadi pada pelangi."Makasih,gue pergi.Jangan cari gue lagi,karena Pelangi yang kalian kenal sudah mati."

More details
WpActionLinkContent Guidelines