Story cover for MEREKA_ by Bathari02
MEREKA_
  • WpView
    Reads 89
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 8
  • WpView
    Reads 89
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 8
Ongoing, First published Mar 16, 2020
Meta yang berada di samping rana terkejut setelah ia melihat isi kotak yang dibanting oleh deswita dihadapannya, ia tidak percaya apa yang dikatakan aditya ternyata benar. Iapun langsung berdiri dan memegang tangan deswita dengan erat, ia sungguh-sungguh trauma akan apa yang ia alami dulu dan bahkan baru saat ini ia sadar bahwa pelakunya dekat dengannya, sangat dekat. Sahabatnya.

"Ma..a..af...kan...ak..ku" ucap rana terisak

"Aku pikir aditya berbohong padaku dan meta tapi apa ini?!" ucap deswita penuh amarah

"Semua ini memang salahku, tapi aku melakukan ini karena aku terpaksa" ucap rana menunduk

"Terpaksa? Kau hampir saja membunuh orang rana, dan orang itu adalah sahabatmu sendiri!" jawab deswita dengan nada tinggi

Iya aku sadar aku salah, lalu apa arti persahabatan kita sekarang? jawab Rana

Sahabat? maaf kita telah merasa jauh dari kamu maka sekarang menjauhlah! sahut Meta tak kalah emosi 

Setelahnya deswita dan meta meninggalkan rana yang menangis  dikamarnya. Mereka sangat marah begitu mengetahui kenyataan bahwa teman baiknya tak lain adalah seorang pembunuh.
-×-×-×-×-

Berawal dari pertemanan yang sangat akrab dan berakhir dengan tragis. Rana harus kehilangan kedua sahabatnya karena perbuatannya. Egois antara satu dan yang lainnya menghancurkan persahabatan mereka yang masih seumur jagung. Baru beberapa minggu kemarin mereka bertiga tidak terpisahkan dan sekarang hanya menyisakan sebuah kenangan yang hanya dapat disimpan pada memori otak ketiga orang tersebut.
All Rights Reserved
Sign up to add MEREKA_ to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
If we can together by lubiksgarapan
7 parts Ongoing
ruangan itu terasa sunyi hanya ada kegelapan di dalamnya bersama kenangan yang ada. seorang pria terlihat sendirian di atas kasur tak nyamannya, meringkuk sedih sambil menangis. meratapi kisah nya yg terlalu sadis untuk di ingat. kehilangan orang tercinta membuatnya kehilangan kewarasan. ***** "sayang, aku pergi dulu tolong jaga diri baik-baik ya" itu adalah kata terakhir yang terucap dari mulutnya yang ranum. senyuman kecil nya berubah menjadi wajah datar yang desuta belum lihat sebelumnya. tangan yang hangat mencengkeram erat kini melemah dan dingin, tidak ada ada lagi gelak tawa di antara mereka, hanya tangis dan kesedihan yang memenuhi ruangan itu. malam itu dunia terasa seperti runtuh dalam sesaat bagi desuta kehilangan seseorang yang dia cintai sampai saat ini belum dia temukan obatnya. kini tubuh cantik itu akan dipindahkan, para dokter dan staff memastikan bahwa tidak ada lagi tanda-tanda kehidupan. tubuh mulai diangkat dan ditempatkan di trolly perlahan staff mulai mendorong nya ke kamar jenazah. desuta yg dari awal terlihat tegar dan kuat kini berubah menjadi bayi dewasa yang cengeng ia berteriak dan mulai menangis saat ia melihat trolly di dorong menjauh. beberapa temannya mulai membujuknya utnuk tenang dan ikhlas dan tetap saja tangisan itu memecah keheningan ruangan icu. itulah sedikit sipnosis dari serita ini kalau kalian penasaran bagaiaman kisahnya bisa kalian baca disini................... selamat membaca by lubiks garapan
You may also like
Slide 1 of 10
HALOALKANA cover
Lingga [SELESAI] cover
I Hate Rain cover
Ellara Le Runa cover
KENANGAN INDAH BERSAMAMU cover
Kapasitas Semesta cover
Diary Anara cover
AMERTA : The Last Embrace cover
Warna Untuk Pelangi [✓] cover
If we can together cover

HALOALKANA

15 parts Complete

Sosok Alda yang dingin selalu di hadapkan dengan Kana, cewek keras kepala dan sangat ambisius. Sampai mereka terlibat hubungan pekerjaan yang rumit. "Gue terlalu bego buat lo yang terlalu baik, Kana. Gue cowok pengecut yang nggak berani ngomong jujur ke lo. Gue tahu lo udah tersakiti, itu kenapa gue nggak mau lebih nyakitin lo. Satu hal yang sangat gue sesalin sekarang. Gue belum sempat ngomong, kalau gue mencintai lo Kana Agnesa." ~Alda Nugraha~ Kana terus memikirkan apa yang terjadi di dalam hidupnya, satu persatu sosok laki-laki yang ia sayang terus mengkhianatinya. Sampai ia menanamkan harapan penuh pada sosok Alda yang bahkan belum bisa menerima kehadirannya. Melepaskan orang yang berharga dalam hidup kita memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Menyembuhkan rasa sakit hati karena di khianati oleh orang yang kita sayang juga tidak semudah mengatakan ikhlas. Entah bagaimana Kana melanjutkan hidupnya setelah kepergian Alda. Apakah mereka akan dipertemukan kembali dikehidupan masa depan. Atau justru mereka perlahan akan saling melupakan.