Atualizamos nossas Diretrizes de Conteúdo.
Consulte as diretrizes mais recentes para continuar compartilhando histórias com segurança.
Saiba mais
COMING BACK AS WE ARE

COMING BACK AS WE ARE

  • WpView
    Leituras 33,373
  • WpVote
    Votos 1,348
  • WpPart
    Capítulos 17
WpMetadataReadMaduroEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização ter, jan 18, 2022
WpInfo
Ficção
Romance
Apakah dahulu kau mencintaiku? Menurutku tidak. Karena kau sudah melepasku tanpa sayang hanya karena kabar yang belum tentu benarnya. Maka jangan berani-beraninya kau ingin datang lagi padaku, walau banyak alasan yang bisa mempersatukan kita kembali, contohnya kehadiran Alena, putri kita yang tak kau ketahui.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Istri Cadangan
  • Finding a Soulmate
  • Ternyata Kamulah Lauhul Mahfudz Ku
  • Sebisa Dirimu Mengkhianati #Completed
  • KELIRU (Tamat)
  •  THAT BEAUTIFUL DOCTOR IS MY BUNA [BELUM REVISI]
  • FAITH: My Second Marriage (Buku Ready)
  • I MISS YOU MOMMY
  • (Bukan) Keluarga

(SUDAH DITERBITKAN) "Ibra aku punya syarat kalau kamu mau menikah denganku. Aku nggak mau hamil, aku masih mau melanjutkan karierku dulu, karena saat ini waktu yang tepat untuk berjuang mengejar impianku. Tapi, jangan kecewa dulu! Aku punya solusi yang mungkin bisa kamu pertimbangkan. Kamu diharuskan menikah secepatnya karena keluargamu menginginkan keturunan darimu, kan? Aku mempersilakan kamu memiliki buah hati dengan wanita lain. Dengan satu syarat, aku yang memilihkan wanita itu. Dan kabar gembiranya lagi, aku sudah mempunyai calon untukmu. Dia sepupuku, wajahnya mirip denganku." "Lalu ... kamu mau dia yang hamil seolah anak itu hasil buah cinta kita?" "Iya, bisa dibilang seperti itu. Kamu tenang saja, sampai dia hamil aku akan berada di luar negeri menyelesaikan pekerjaanku. Setelah dia melahirkan, maka perjanjian kita dengannya selesai." "Kalian gila! Lalu, selama dia hamil dia akan ada di mana? Kamu tidak akan meninggalkannya sendirian, kan? Demi Tuhan, Ris, ada anakku di dalam sana nantinya." "Dia akan ada di apartemenku. Kamu tenang saja, dia wanita yang mandiri. Kalau kamu mau mengajaknya tinggal di rumahmu aku tidak masalah selama tidak ketahuan orang." "Baiklah, asal kamu mau menikah denganku." "Tapi, satu hal permintaannya yang harus kita turuti." "Ya?" "Dia mau ... kamu juga menikahinya sebagai istri keduamu." "Apa?"

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo