Story cover for KESYA by coco_zj
KESYA
  • WpView
    Reads 105
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 105
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published Mar 17, 2020
Kesya Aulia Darmawan, gadis yang irit tersenyum memendam pahitnya kehidupan. Gadis itu selalu berusaha menutupi sakit dengan selalu menampilkan wajah yang datar.
All Rights Reserved
Sign up to add KESYA to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 8
Juan [REVISI] cover
Paradise cover
Light Of Happiness [✓] cover
Askara Bradipta cover
KEISYA STORY (Terbit) ✔ cover
JATUH RAPUH cover
Goodbye cover
AIRACAHYA luka [Dr.9] cover

Juan [REVISI]

1 part Complete

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.