The Hidden

The Hidden

  • WpView
    Reads 188
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 15, 2020
"Dia yang terpilih. Ditengah-tengah merah dan biru, dia adalah sang campuran di garis tengah. Dia adalah Yang Mulia dengan kekuatan yang sangat besar. Hendaklah ia bersembunyi hingga ia bisa mengendalikan kekuatan nya yang besar, atau itu akan merenggut nyawa 'pemiliknya'." Arianne selalu bertanya-tanya, apa benar dia adalah yang terkutuk? Kenapa hanya ia yang menderita? Apa Tuhan membencinya? Kenapa hanya ia.. yang tidak memiliki kekuatan? "Hah, Konyol." Terus dukung cerita ku yang labil ini:)
All Rights Reserved
#26
hidden
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • INFIK Mira Journey
  • LEGENDA  EREBUSIA
  • School Magic (hanya gue yang boleh bully dia)
  • Back to the Past? [ Tahap Revisi ]
  • BEYOND THE HORIZON
  • The Blood of Rosenveil
  • Villainess Want to Die [END]

"Aku hanya ingin ayahku kembali. Tapi mereka memberiku pistol, bukan pelukan." "Sindakasama", desa damai tempat Kirana kecil menghabiskan hari-harinya, kini hanya tinggal abu. Di tengah perang antara "Belanda Arveit, Nusantara, Majapahit Triveria, dan Almatia Japan", seorang anak berusia 14 tahun dipaksa menjadi senjata. "Tapi Kirana bukan lagi bocah biasa." Saat roh kuno "Infrainera"-entitas dari Desa Inera yang terkutuk-menawarinya kekuatan, Kirana harus memilih: - "Bertahan" dengan sisa kemanusiaannya, atau - "Menghancurkan segalanya" untuk balas dendam. "Masalahnya? Infrainera bukan sekadar roh... Dia adalah suara di kepalanya yang perlahan menggerogoti akal sehat." - Cerita ini BUKAN tentang pahlawan kecil yang manis. - Ini tentang "kenakalan perang, kegilaan, dan harga sebuah kekuatan". - "Jangan baca jika kamu tidak siap dengan plot twist kejam di Chapter khusus tertentu." "Kau pikir ini cerita penyelamatan? Salah. Ini cerita pembalasan." - "Infrainera"

More details
WpActionLinkContent Guidelines