Story cover for SELENOPHILE by nailaputrinw
SELENOPHILE
  • WpView
    Reads 589
  • WpVote
    Votes 80
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 589
  • WpVote
    Votes 80
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Mar 17, 2020
"Sampai kapanpun dan di manapun itu, gue bakal tetep jadi bulan lo. Lo ada masalah ? Keluar kamar, duduk di balkon, liatin bulan, cerita sama bulan. Gue bakal dengerin dari sini." - Jaja

"Aku tau kakak punya privasi sendiri. Jadi, kalau kakak ada masalah, mendingan kakak ibadah, ya ? Nangis waktu sujud rasanya lega banget kak. Jangan cerita ke manusia yang kakak nggak percaya. Jangan bergantung sama manusia juga kak, nggak ada guna nya." - Ney

_______________

Start : 4 Agustus 2021
End : -

_______________

Segala sesuatu yang saya tulis merupakan hasil murni dari kerja keras halu saya setiap malam. Terinspirasi oke, plagiat jangan.

-nailaputrinw-
All Rights Reserved
Sign up to add SELENOPHILE to your library and receive updates
or
#397ketuakelas
Content Guidelines
You may also like
Tiga Belas Misi ✔️ by mooniemakeu
43 parts Complete
"Kalau kamu benci dengan perpisahan, berarti kamu tidak punya hak untuk mengasihi pertemuan." "Kenapa gitu, Kak?" "Perpisahan ada karena eksistensi dari pertemuan. Jadi, bukankah kamu seharusnya membenci apa yang bisa membuat perpisahan itu muncul?" ••••• Mentari kira, jalan salah yang ia ambil adalah jalan yang terbaik. Jalan yang mungkin bisa membantu dirinya dan ayahnya keluar dari jerat kemiskinan. Namun, ternyata jalan itulah yang membuat Mentari dipertemukan pada sosok Bulan. Pemuda berwajah teduh yang dikenal dengan kalimat ajaibnya. "Lakuin sekarang, belum tentu lima menit yang akan datang kamu masih hidup." Tiga Belas Misi Menuju Kebahagiaan. Begitu Mentari menyebutnya. Khusus untuk Bulan, hanya untuk Bulan, pemuda baik yang tak lain adalah kakak tingkat di kampusnya. Namun, hari-hari yang mereka lalui demi menyelesaikan misi itu membuat semesta dengan lancangnya menciptakan perasaan baru di hati Mentari. Perasaan yang tak seharusnya tumbuh, terlebih jika itu tertuju pada Bulan. Apalagi ketika Mentari sadar, bulan lebih indah bersama bintang, bukan matahari. Ketika hati Mentari kian terluka dengan rasa yang tak mungkin terbalas, semesta justru menambah luka dengan rentetan kisah masa lalu yang terpaksa harus direka ulang. Lalu, kapan sekiranya semesta akan memberi tanggal yang tepat untuk kebahagiaan Mentari? ⚠️Mengandung kata kasar dan hal-hal berbau perundungan. Do not copy my story! Amazing cover by Dhiya Moon Started : 20 Agustus 2022 Finished : 08 Januari 2023
BINTANG&BULAN by chacalen_
40 parts Ongoing
{ FOLLOW SEBELUM BACA } • • • • • • Galaksi Bulan Aksara ia pernah percaya pada cinta-hingga dikhianati dan ditinggalkan. Luka itu membuatnya menutup hati, membenci cinta, juga kenangan yang terus menghantuinya. Baginya, cinta hanya omong kosong yang tak layak dipercaya. Namun segalanya berubah ketika Gerhana Bintang Antariksa hadir dalam hidupnya. Ketua gengster itu keras, egois, dan selalu mendapatkan apa yang dia mau-termasuk Bulan. Dengan segala cara, Bintang mendekatinya hingga memaksanya menerima sebuah kesepakatan: mereka harus berpacaran. Awalnya, semua hanya perjanjian tanpa perasaan. Tapi perlahan, dinding yang Bulan bangun mulai runtuh. Saat ia mulai kembali percaya, rahasia kelam terungkap, membawa luka yang lebih dalam dari sebelumnya. Apakah Bulan akan bertahan? Atau kembali membenci cinta selamanya? Penasaran sama kisah mereka?, yaudah yok mampir cuss🏃‍♀️🏃 • • • • " aku kira kamu akan menjadi obat ternyata malah menjadi luka yang hebat, mari saling melepaskan untuk menghilangkan rasa sakit yang ada"_bulan " maaf namun ini juga sulit buat gue"_bintang " kamu jahat, tetapi kenapa aku tidak bisa membenci mu?"_bulan " lo terlalu indah untuk gue hancurkan, bulan"_bintang " tapi sekarang aku sudah hancur bintang"_bulan • • • • • ⚠️ dilarang mengcopy cerita aku!!, kalau copy aku santet kamu ya‼️🔪🔪 ⚠️ cerita ini murni dari otak aku sendiri, dan jangan bawa lapak lain ke sini karena tidak ada unsur jiplak di sini. PAHAM🖐🏻‼️🔪
BULAN (END) by iloveyoubyy
34 parts Complete
Bulan sosok yang terlahir dengan sejuta kasih sayang, namun pada ahkirnya ia kehilangan sejuta kasih sayang tersebut. Takdir mempermainkan dirinya dengan baik, menyisakan kesedihan di dalam kehidupannya. Menyisakan goresan-goresan yang tidak ia ketahui kapan goresan tersebut akan menghilang, hingga ahkirnya membawa pemeran lain ke dalam kisahnya. Seorang pria yang terlihat dingin_Max. Keduanya hidup dalam permainan takdir yang sama, membawa keduanya kedalam hubungan yang sangat sulit untuk dipahami. Mengharuskan keduanya menjalani takdir agar mendapatkan ahkir dalam cerita keduanya, namun siapa sangka jika takdir akan kembali mempermainkan keduanya dengan tamparan yang lebih kuat lagi. Membuat semuanya kembali terluka dengan alasan yang sama. Takdir kembali berulah,,, "Mama menjebak aku?" Tanya Bulan dengan raut wajah yang tidak bisa di katakan lembut, raut wajahnya penuh dengan marah. "Sayang dengarkan Mama, Mama akan menjelaskan semuanya." Bujuk wanita paru baya_Vivi yang mencoba memegang tangan menantunya. "Jangan sentuh aku." Teriak Bulan sambil menangkis tangan mertuanya. "Jaga tingkah kamu. Dia Mamaku!" Teriakan pria itu begitu lantang dan hanya di tanggapi senyum kecewa oleh Bulan. "Kamu sama saja Max, aku sangat membenci kalian." Ucap Bulan dengan mata yang memancarkan masih memancarkan kekecewaan, tapi percayalah rasa kecewa yang ia rasakan kini lebih besar dari dari pada rasa amarahnya. . . . . Bulan & Max Selesai Revisi Jumat 13 November 2020
You may also like
Slide 1 of 10
Tiga Belas Misi ✔️ cover
VAGALDARA [TERBIT] cover
Mentari Tanpa Sinar cover
PENA ASMARA | TAMAT✅ cover
Epilog Tanpa Prolog cover
BINTANG&BULAN cover
Alvanka Zafran || END cover
BULAN (END) cover
ARGA [TAMAT] cover
Broken melodies cover

Tiga Belas Misi ✔️

43 parts Complete

"Kalau kamu benci dengan perpisahan, berarti kamu tidak punya hak untuk mengasihi pertemuan." "Kenapa gitu, Kak?" "Perpisahan ada karena eksistensi dari pertemuan. Jadi, bukankah kamu seharusnya membenci apa yang bisa membuat perpisahan itu muncul?" ••••• Mentari kira, jalan salah yang ia ambil adalah jalan yang terbaik. Jalan yang mungkin bisa membantu dirinya dan ayahnya keluar dari jerat kemiskinan. Namun, ternyata jalan itulah yang membuat Mentari dipertemukan pada sosok Bulan. Pemuda berwajah teduh yang dikenal dengan kalimat ajaibnya. "Lakuin sekarang, belum tentu lima menit yang akan datang kamu masih hidup." Tiga Belas Misi Menuju Kebahagiaan. Begitu Mentari menyebutnya. Khusus untuk Bulan, hanya untuk Bulan, pemuda baik yang tak lain adalah kakak tingkat di kampusnya. Namun, hari-hari yang mereka lalui demi menyelesaikan misi itu membuat semesta dengan lancangnya menciptakan perasaan baru di hati Mentari. Perasaan yang tak seharusnya tumbuh, terlebih jika itu tertuju pada Bulan. Apalagi ketika Mentari sadar, bulan lebih indah bersama bintang, bukan matahari. Ketika hati Mentari kian terluka dengan rasa yang tak mungkin terbalas, semesta justru menambah luka dengan rentetan kisah masa lalu yang terpaksa harus direka ulang. Lalu, kapan sekiranya semesta akan memberi tanggal yang tepat untuk kebahagiaan Mentari? ⚠️Mengandung kata kasar dan hal-hal berbau perundungan. Do not copy my story! Amazing cover by Dhiya Moon Started : 20 Agustus 2022 Finished : 08 Januari 2023