Hujan, Seoul dan Takdir

Hujan, Seoul dan Takdir

  • WpView
    Reads 52
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 17, 2020
Cerpen sastra & fiksi Bagaimana perasaanmu jika hanya buruh beberapa langkah saja pasanganmu akan menemuimu? Tentu saja bahagia menyelimuti hati. Namun, bagaimana jika ternyata hari itu adalah hari terakhir kamu melihat pasanganmu? Aya akan mendefinisikan rasa sakitnya melalui cerita ini! Selamat Membaca :)
All Rights Reserved
#678
rapuh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja Yang Tak Berulang [Cerpen]
  • CELOTEH Dalam Diam Ku Menyapa
  • Sayat-Sayat Luka [Complete]
  • Sad Ending
  • "Tatapan Terakhir yang Tak Kujadikan Pertanda"
  • SURAT INI TANPA ALAMAT
  • Antara Aksara dan Kata
  • 10 Days To A New Beginning
  • EDAMAME [TAMAT]
  • Setia Di Hati (Selesai)

"Cerita ini adalah tentang waktu yang berlalu, tentang perasaan yang terabaikan, dan tentang keputusan-keputusan kecil yang akhirnya membentuk siapa kita. Seperti pelangi yang hanya muncul setelah hujan, cerita ini hadir untuk menunjukkan bahwa di balik setiap kegelapan ada keindahan yang menunggu untuk ditemukan. Baca dengan hati terbuka, dan biarkan kisah ini membawa kamu ke dalam perjalanan yang lebih dalam, di mana setiap perasaan yang terungkap adalah bagian dari cerita yang lebih besar dari yang pernah kita duga. Seperti senja yang perlahan menghilang di cakrawala, cerpen ini akan menyentuhmu dengan lembut, meninggalkan jejak yang tak mudah dilupakan. Cerita ini bukan sekadar rangkaian kata, melainkan jembatan menuju emosi yang mungkin pernah kau lupakan. Siapkah kau untuk menjelajah?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines