Story cover for NARA ( END ) by serendpityxixi
NARA ( END )
  • WpView
    Reads 1,320
  • WpVote
    Votes 265
  • WpPart
    Parts 9
  • WpView
    Reads 1,320
  • WpVote
    Votes 265
  • WpPart
    Parts 9
Complete, First published Mar 17, 2020
"Nar, aku tuh sayang nya cuman sama kamu, dia bukan siapa-siapa aku, Nar." 

"Tapi jelas-jelas ya kamu pelukan sama dia," kata gue sambil nunjuk cewek yang masih nunduk, dengan muka gak bersalahnya itu.

"Dia yang nyerobot duluan,aku gak tau apa-apa, kenal aja engga."

"Gak kenal kamu bilang? Terus dia tau dari mana semua akal busuk kamu? Bodo amat lah, kita putus."

"Nar kamu yakin mau putus?setelah kita sama-sama nunggu selama 3 tahun ini?"
All Rights Reserved
Sign up to add NARA ( END ) to your library and receive updates
or
#494nara
Content Guidelines
You may also like
Stay (Away) by hazelaice
64 parts Complete
⚠️Cerita Mengandung Bawang⚠️ "Lo maunya apa sih?!" Prilly mengeluarkan seringai menggodanya. Tangannya terulur menuju kerah seragam Ali, ia menarik kerah Ali hingga tubuh Ali terhempas mendekat ke arahnya. Lantas ia berbisik dengan suara seraknya, "Lo tanya mau gue? Mau gue itu cuma hati lo." "Murahan," ujar Ali sarkastik sambil menarik tubuhnya menjauh. Prilly masih mempertahankan seringaiannya. "Gue gak bakal semurahan ini kalo lo gak jual mahal sama gue," balas Prilly berusaha memepetkan tubuhnya kepada Ali. Hal itu membuat Ali berdengus jijik, enggan luluh dengan sikap Prilly. "Cih, dasar jalang!" Prilly menatap tepat di bola mata Ali, ia memonyongkan bibirnya dan memajukan dirinya seperti ingin mencium Ali. Tetapi, hal itu tentu hanya sebuah gertakan saja. "Gue gak bakal jadi jalang, kalo lo gak nolak cinta gue!" Prilly berteriak kencang tanpa memikirkan harga dirinya lagi. "Tapi, gue udah punya pacar!" Ali berdesis sembari menatap tajam Prilly. "Putusin pacar lo, terus jadian sama gue. Gampang 'kan?" Ucapan enteng Prilly membuat emosi Ali tersulut. "Lo gak cinta sama gue tapi lo terobsesi buat milikin gue. Dan itu buat lo gila!" Prilly berdecih, "Iya. Gue gila. Dan itu semua, karena lo!" Dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Prilly untuk mengejar Ali dengan cara-cara murahan, dan hasilnya ia selalu ditolak mentah-mentah oleh Ali. Ini semua berawal dari Prilly yang sering mengumbar gombalan kepada laki-laki di kelasnya dan Ali adalah salah satunya, dan itu semua berakhir pada perasaan semu yang nyata. Awalnya Ali tidak pernah menganggap serius gombalan Prilly, tetapi Prilly mulai melakukan tingkah konyol, seperti saat Prilly mengumumkan kepada seluruh teman sekelasnya bahwa mereka resmi berpacaran. Hal itu membuat Ali muak dan membenci Prilly. Oleh karena tingkah murahan Prilly, Ali tidak ingin berinteraksi selayaknya teman sekelas kepada Prilly. Seringkali Ali menyuruh Prilly menjauh, namun selalu dibantah dan Prilly memilih untuk b
Kamu by sikancilanaknakal
10 parts Complete
"lo denger nggk?" kata cowok asing yang menoleh ke arah Kayla. "denger apaan?" "lo nggk denger? suaranya kayak dug... dug.. dug.." "eh enggk, gue nggek denger" "masa sih, perasaan kenceng banget suaranya" "mampus gue itu kan suara jantung gue yang nggak karuan gara-gara cowok asing tiba-tiba noleh ke arah gue" batin Kayla. cowok itu dengan wajah yang bingung masih mencari sumber suara yang tadi ia dengar. "eh tunggu kok suaranya makin kenceng, masa lo masih nggk denger?" "gue nggk denger tau" "dasar budeg" "apa kata lo,lo itu ya baru kete..." tiba-tiba cowok itu mendekatkan jarinya ke bibir kayla,seketika itu Kayla langsung syok, gugup, dan merasa nggk karu-karuan. sebab ia melihat dengan dekat cowok itu sangat tampan, lensa mata kecoklatan, hidung yang mancung, bibir yang seksi, dan kulit yang begitu putih bersih. Saat itu ia ingin sekali mengetahui nama cowok tersebut tapi belum juga ngelanjutin khayalannya kayla langsung dibuat kaget oleh suara berat cowok. "eh jadi elo yang buny.." PLAK.... Tanpa sadar Kayla langsung menampar cowok itu, hingga membuat cowok menjadi bingung, sementara Kayla sedang salah tingkah, dia refleks menampar tu cowok sangking gugupnya ia langsung kabur meninggalkan tu cowok. "woi dasar cewek gila, awas lo ya kalo ketemu lagi" cowok itu teriak dengan keras sambil marah-marah gak karuan. But dalam hatinya sebenarnya ia ingin mengetahui nama tu cewek, sebab baru kali ini ia langsung ngeh pada seorang cewek yang baru ia kenal. ........................................... OKE DEH GUYS SOALNYA AKU MASIH BARU DALAM MENULIS DI SINI, MOHON DUKUNGANNYA YA, DAN SEMOGA KALIAN LANGSUNG SUKA SAMA PERCOBAAN KU YANG PERTAMA INI. SALAM KENAL YA SIKANCILANAKNAKAL.
You may also like
Slide 1 of 10
Stay (Away) cover
Need Someone💔 cover
Promise Love cover
Kamu cover
ARGA [REVISI] cover
Guard Your Hearts cover
Disaster In Feelings cover
HALOALKANA cover
Crazy Couple [End] ✔ cover
Maafkan Aku cover

Stay (Away)

64 parts Complete

⚠️Cerita Mengandung Bawang⚠️ "Lo maunya apa sih?!" Prilly mengeluarkan seringai menggodanya. Tangannya terulur menuju kerah seragam Ali, ia menarik kerah Ali hingga tubuh Ali terhempas mendekat ke arahnya. Lantas ia berbisik dengan suara seraknya, "Lo tanya mau gue? Mau gue itu cuma hati lo." "Murahan," ujar Ali sarkastik sambil menarik tubuhnya menjauh. Prilly masih mempertahankan seringaiannya. "Gue gak bakal semurahan ini kalo lo gak jual mahal sama gue," balas Prilly berusaha memepetkan tubuhnya kepada Ali. Hal itu membuat Ali berdengus jijik, enggan luluh dengan sikap Prilly. "Cih, dasar jalang!" Prilly menatap tepat di bola mata Ali, ia memonyongkan bibirnya dan memajukan dirinya seperti ingin mencium Ali. Tetapi, hal itu tentu hanya sebuah gertakan saja. "Gue gak bakal jadi jalang, kalo lo gak nolak cinta gue!" Prilly berteriak kencang tanpa memikirkan harga dirinya lagi. "Tapi, gue udah punya pacar!" Ali berdesis sembari menatap tajam Prilly. "Putusin pacar lo, terus jadian sama gue. Gampang 'kan?" Ucapan enteng Prilly membuat emosi Ali tersulut. "Lo gak cinta sama gue tapi lo terobsesi buat milikin gue. Dan itu buat lo gila!" Prilly berdecih, "Iya. Gue gila. Dan itu semua, karena lo!" Dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Prilly untuk mengejar Ali dengan cara-cara murahan, dan hasilnya ia selalu ditolak mentah-mentah oleh Ali. Ini semua berawal dari Prilly yang sering mengumbar gombalan kepada laki-laki di kelasnya dan Ali adalah salah satunya, dan itu semua berakhir pada perasaan semu yang nyata. Awalnya Ali tidak pernah menganggap serius gombalan Prilly, tetapi Prilly mulai melakukan tingkah konyol, seperti saat Prilly mengumumkan kepada seluruh teman sekelasnya bahwa mereka resmi berpacaran. Hal itu membuat Ali muak dan membenci Prilly. Oleh karena tingkah murahan Prilly, Ali tidak ingin berinteraksi selayaknya teman sekelas kepada Prilly. Seringkali Ali menyuruh Prilly menjauh, namun selalu dibantah dan Prilly memilih untuk b