Mysterious Boy

Mysterious Boy

  • WpView
    Reads 1,084
  • WpVote
    Votes 158
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 9, 2021
Lama menanti belum tentu mendapat akhir yang bahagia, terjebak dalam ikatan tanpa kepastian rasanya asem banget. Rumor tanpa kepastian bukti tentang lelaki itu anehnya aku merasa ingin mengetahui segala hal tentangnya. Hujan bagaikan semesta bagi Viona, gemuruh petir, derasnya rintik hujan dengan bau tanah segar- menjadi alasan kenapa Viona bertahan sampai sekarang. Karena dengan hadirnya hujan, pikirannya kembali menerawang. Mengingat satu sosok dengan sejuta kenangan. Lelaki misterius itu. --&-- Announcement!! 1. Aku nulis cerita ini sesuai imajinasi ku, no copy paste cerita apa pun! 2. JAUH² KALIAN YANG SUKA PLAGIAT‼️ 3. Selamat membaca(〃゚3゚〃) *** NO COPY PASTE!!! ~my second story
All Rights Reserved
#56
kulkas
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Loving Like The Sun
  • DIA (Completed)
  • 𝐒𝐡𝐨𝐫𝐭 𝐒𝐭𝐨𝐫𝐲 ( 𝗘𝗻𝗱)
  • CLOSER
  • MANTAN? BODO AMAT (SUDAH TERBIT)
  • LANGIT & BULAN
  • ATHAYYA
  • SUGAR DADDY- PCY▽

Kristal hanya ingin hidup seperti remaja lainnya-bebas, tertawa, dan mencintai. Tapi alergi dingin dan bayang-bayang masa lalu menjebaknya dalam dunia yang sempit. Ibunya terlalu protektif. Mimpinya terlalu jauh. Hidupnya terlalu sunyi. Lalu datang Elvaro. Cowok menyebalkan, penuh masalah, tapi punya satu hal yang tak bisa Kristal tolak: cahaya. Terjebak dalam proyek podcast kampus, mereka terpaksa berbagi waktu, ruang, dan cerita. Lambat laun, Kristal menyadari... bahwa terkadang, matahari bisa menyinari bahkan dari balik awan luka. Namun, saat hatinya mulai hangat, masa lalu pun ikut mendekat. Elvaro menyimpan rahasia besar-yang bisa meruntuhkan semua yang Kristal bangun dengan susah payah. Dan kini, di titik perpisahan dan pilihan... Kristal harus belajar mencintai, bukan dengan rasa takut, tapi seperti matahari: hangat, tulus, dan tetap bersinar-meski segalanya belum pasti.

More details
WpActionLinkContent Guidelines