Perihal debar yg pernah kau ciptakan
Tiap kali kita bertatap netra
Kini kian melemah detaknya
Bukan.. bukan aku yg sekarat, namun rasa itu untukmu
Yg kian memudar
Ternyata debar itu kembali ke pemiliknya, yg lebih dulu menempati ruang hati.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Hanya sekedar menyalurkan imajinasi yang ada di kepala saya,mohon maaf jika cerita ini kurang menarik dan juga sedikit rada kagak nyambung ,karena ini Cerita pertama yg saya buat,Mohon bantuan dan dukungan nya .