SEMESTA {END}

SEMESTA {END}

  • WpView
    Reads 738
  • WpVote
    Votes 128
  • WpPart
    Parts 41
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 23, 2020
"Mau kemana lo?" Tangan Nugrah masih menggenggam pergelangan Bulan. "Gue mau ke belakang,pengen duduk sama Bintang" jawab Bulan seraya pandangannya masih tertuju pada Bintang. "Ngapain ke sana?bukannya lo duduk sama gue?" Tangan Nugrah masih bertengger di pergelangan tangan Bulan. "Ngapain bokap gue bayar mahal-mahal cuma untuk ngeliatin lo main handphone doang?" Kini Bulan sudah duduk kembali di sebelah Nugrah. "Ya lo tinggal main handphone aja sama kaya gue si,apa susah nya?" Bulan menatap dalam manik Nugrah. "Gue.gak.mau" jawab Bulan selalu di sertai penekanan dalam setiap kata nya. "Yaudah lo di sini sama gue,gue gak bakal megang handphone kalo mau lo kantongin handphone gue di saku lo" Bulan sedikit membuka mulutnya karena tidak percaya bahwa Nugrah seperti ini hanya karena ingin duduk bersama Bulan?ini Mustahil. Maaf kalo masih kaku,aku juga baru belajar...
All Rights Reserved
#160
alam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Two Hearts, One Mission
  • Bos Galak (ON GOING)
  • Renjana : Arutala Dirgantara [Completed]
  • " BYE "
  • Pelangi untuk Hujan(on going)
  • TAKDIR ALYA(Slow Up)
  • CEO Itu Naksir Gue?! | Drarry
  • DIRA  [HIATUS DULU]
  • Not A Perfect Husband ✔
  • BINTANG&BULAN

Maurea adrielle nareswari atau yang biasa disapa Riell oleh teman-temannya, sedang menatap setumpuk buku tentang anatomi manusia, tatapan tidak selera terhadap buku-buku itu dilayangkan begitu saja olehnya. Berhenti sejenak dari kesibukan yang setiap hari dapat mengganggunya, Riell membenarkan posisi duduknya agar sedikit lebih nyaman, walau kasurnya tetaplah yang paling nyaman. Memainkan pena miliknya, ia kini berpikir mengenai kisah percintaanya yang tak kunjung terlihat beberapa tahun terakhir. "Kira-kira cowo-cowo di militer suka ga ya sama modelan cewe kaya gue?" Ucapnya pada diri sendiri. Ia pun tertawa dengan suara kencang, merasa sangat lucu apa yang di katakannya barusan. "Tapi kayanya... ga bakalan ada yang suka sama cewe kaya gue deh, susah di atur mana ada yang mau." •cerita ini pure dari hasil imajinasi penulis •karena aku bukan seorang dokter ataupun militer, jadi maaf ya guys kalau sekiranya aku salah informasi tolong di kritik atau saran, untuk edukasi dikit¹. •typo dimana¹ •cerita dapat di revisi kapan saja

More details
WpActionLinkContent Guidelines