KONSPIRASI RASA

KONSPIRASI RASA

  • WpView
    Reads 806
  • WpVote
    Votes 213
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 14, 2020
Tak tahu bagaimana bisa ia datang diam-diam dalam duniaku. Yang kutahu, ada yang mengetuk, tapi ketika kubuka, tidak ada siapa-siapa. Entahlah bagaimana bisa ia menaruh hatinya di hatiku. Yang kuingat, ada yang diam-diam muncul, tapi ketika kuperiksa, aku yakin tidak ada. Daripada itu semua, yang lebih kupikirkan adalah bagaimana bisa muncul sebuah pilihan saat aku sendiri tidak tahu pilihan apa yang menungguku di sana. Dan, aku tidak bisa memilih. Ruang pribadiku nyaris berserakan harapan. Kemudian, kudapati Hari dimana waktu tak lagi nyaman berputar, senja yang indah pun sudah nampak usang. Aku bertanya pada hati; "Ada apa?" Lalu ia menjawab; "Sesuatu telah pergi dan akan pergi."
All Rights Reserved
#466
biru
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit Biru [END]
  • Betadine
  • DAISY
  • Langitera
  • Antara Langit Dan Perasaan
  • DALAM DIAM ADA RASA
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Kutinggalkan dia karena Dia

Sinopsis : Biru mencoba melambai-lambaikan tangannya tepat di hadapannya tapi hasilnya tetap sama. Tatapan yang sama. Raga yang diam. Pikiran yang kelayapan. Jiwa yang dipenuhi kerinduan. Laila tersadar dari lamunannya, saat wajah Biru tepat berada di hadapannya. "Apakah kau menyukai langit biru?" "Sampai-sampai apapun yang ada di sekitarmu kau begitu tidak peduli" "Menurutmu, apa yang indah dari langit biru?" ucap Biru pada Laila yang kini tengah menatapnya. Laila tidak mengucap sepatah kata pun. Ia berusaha untuk berdiri dari duduknya. Dan ia sama sekali tidak berpikir untuk menjawab pertanyaan beruntun yang terucap dari mulut Biru. Tak lama dari itu, pandangannya berubah menjadi kabur. Langit biru tidak lagi terlihat. Yang ada hanyalah ruangan dingin yang begitu gelap. Laila pingsan di hadapan Biru. __________________ Tiga per dua diperoleh dari kesadaranku. Sisanya hanyalah angan tentang kenangan. ~Laila Buktinya, kamu sama sekali tidak bisa melepaskan ingatan tentang kenangan itu bukan? Ya, ia abadi dalam hati ~Maria Apa yang indah dari langit biru??? ~ Biru

More details
WpActionLinkContent Guidelines