Adolescent
  • WpView
    Reads 64
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 22, 2024
"Lo jangan nyakitin diri sendir lagi, Lun. Sekarang lo ada gue, gue ga akan biarin luka sedikitpun ada di tubuh lo," ucap cowok itu. Tangannya merampas kasar sebuah benda yang siap memberikan luka baru di tubuh Luna. Luna dulu mengkhayal, masa remajanya akan diisi dengan hal indah. Hingga kejadian demi kejadian terasa mencekiknya. Berusaha meyakinkan diri sendiri, bahwa ia bukan penyebab kehancuran itu. Walau ia tau, dialah biang masalahnya. Menyebabkan luka bagi banyak orang. Membuat orang terdekatnya pergi satu persatu. Pun ingatan-ingatan itu membuatnya nyaris gila, terus merasa bersalah dan tak bisa tidur dengan tenang ketika ingatan itu terus merasuki otaknya.
All Rights Reserved
#323
luna
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TITIK LUKA
  • SALAH RASA (TAMAT)
  • You Are Mine [Terbit]
  • Surat Dari Isi Hati Arluna (End)
  • ILUNGA √
  • If You Know Who I'm [END]
  • <3 Sepanjang Hidup <3
  • ECCEDENTESIAST (COMPLETED)
  • Something Beautiful

(FOLLOW DULU YA!) Gimana rasanya suka sama sahabatmu sendiri? Itulah yang sedang aku rasakan. Mencintai dia yang menganggapku sahabatnya sejak dulu. Menyaksikan orang yang aku cinta mencintai orang lain, tepat di depan mataku. Lebih sakit dari sayatan kertas yang menggores kulit. Lebih sakit dari tusukan pisau yang menancap diperut. note: untuk orang-orang yang sedang menahan perasaannya dan merasakan sakitnya mencintai orang yang mencintai orang lain. (SUDAH DI LAKUKAN REVISI SEHINGGA MENGALAMI PERUBAHAN ALUR PADA ENDING. PASTINYA AKAN MENDAPAT ENDING YANG TIDAK MENGECEWAKAN.) Gambar credit: pinterest Pernah menduduki rank🏆 #4 in mencintai #4 in emosi #1 mencintai #1 acak #2 cintasegitiga

More details
WpActionLinkContent Guidelines