Pergi
  • WpView
    Reads 68
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 4, 2020
Anasyah Hegana Andaras. Seorang siswi cantik dan pintar di sekolahnya. Semuanya normal-normal saja sampai akhirnya, masa putih abu-abunya dihancurkan begitu saja oleh anak pemilik sekolah, Laska Fugara Lexandro. Laska Fugara Lexandro. Dikenal dengan sifak cuek dan badboynya. Dengan kekuasaan yang ia punya sebagai anak pemilik sekolah, dengan seenaknya ia membully teman sekelasnya. Anasyah Hegana Andaras. Ana yang selalu diperlakukan dengan buruk oleh Aska, tidak pernah melawan balik maupun mengadukannya kepada pihak sekolah. Bukan karena Aska merupakan anak pemilik sekolah, namun ia yakin bahwa Aska masih mempunyai rasa peduli terhadapnya. Apakah Aska akan berhenti membully Ana? Apakah akhirnya Ana akan melawan balik? Bagaimana Ana akan menghadapi Aska? Penasaran? Kuy baca ceritanya. Jangan lupa vote dan komen😊 Plagiat?🚫 »»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»» Start [02/05/20]
All Rights Reserved
#87
aska
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BACK [TERBIT]
  • Eskamel
  • Who is She? [END]
  • 1. Dia, Arsen!!
  • AKSARA
  • KANATA
  • Amour (COMPLETE)
  • ALEXANDRA ✔ [Tahap Revisi]
  • Remember You (Selesai)

Sudah terbit di nawalara.media. Untuk info pembelian bisa DM Instagram author @a_pjlst Rank: # 1 - bunuh diri (20 Desember 2023) # 1 - pembalasan (16 Mei 2024) # 2 - dendam (20 Mei 2024) # 3 - misteri (7 Juli 2024) Kedatangannya bagai bom waktu, terutama untuk mereka yang menjadi dalang dari kematian gadis itu. Aura Bercly Alexander, ia kembali untuk menghukum mereka yang menutup mata akan ketidakadilan. Tak ada tatapan sendu, takut atau jalan menunduk, kini hanya ada tatapan mengintimidasi yang ia layangkan. "Ngga mungkin kan dia, kembali?" "Please, bilang ke gue ini cuma prank!" Sesekali ia tersenyum menatap seluruh penghuni sekolah dari atas gedung berlantai 3 itu. "Bukankah kurang lengkap jika kebahagiaan tanpa adanya ketakutan?" ••• PLEASE DON'T COPYRIGHT MY WORK!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines