We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
ELFA & ATTA [TAMAT]

ELFA & ATTA [TAMAT]

  • WpView
    Reads 1,742
  • WpVote
    Votes 196
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadComplete Sat, May 2, 2020
WpInfo
Non-Fiction
[BELUM DI REVISI] (Jangan lupa follow Author nya ya.....) Elfa Riani Putri , seorang wanita cantik yang mempunyai sikap ceria ini menjalin persabahan kecil dengan seorang pria yang tak lain ialah barnama Atta yang memiliki sifat dingin seperti kutub. Persahabatan mereka berlanjut hingga dewasa , sampai akhirnya mereka saling mencintai satu sama lain. Namun suatu saat ada suatu hal yang memisahkan Atta dan Elfa disaat keduanya saling menyatakan cinta , dan perpisahan itu mampu membuat mereka berubah 80% dari sebelum nya Mampukah Atta dan Elfa bersatu kembali ? Atau kah kisah mereka hanya sampai perpisahan saja? Semuanya akan terjawab bila sudah di baca..... (Cerita ini sudah SELESAI)
All Rights Reserved
#502
care
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BarraKilla
  • Kali Kedua [After Marriage] ✔
  • ALSAVA: friendship and relationship
  • All Out of Love
  • Fake Nerd Girl (COMPLETED)
  • The Fault
  • NATASYA (sudah selesai-revisi)
  • RENALFA [Selesai]
  • GILANG [SUDAH TERBIT]
  • Because Of You

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines