Maximilian's Love

Maximilian's Love

  • WpView
    Reads 19,344
  • WpVote
    Votes 781
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 4, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Maximilian Lockwood , adalah bajingan dengan masa lalu paling kelam . Semua orang tahu bagaimana masa muda Max , dia bahkan sampai dibuang keluarganya karena kebejatannya . Tak heran jika banyak wanita menghindarinya , atau bahkan mendekatinya hanya karena uangnya .... Tapi semua berubah ketika ia bertemu gadis dimasa kecilnya , gadis paling cupu yang pernah ia kenal , dan parahnya max selalu mengolok-olok nya hingga gadis itu menangis . Cerita ini hanyalah hasil imajinasi belaka
All Rights Reserved
#457
future
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • You Got It
  • Geronimo! [Terbit 21 Oktober 2019]
  • Enough
  • LOS ANGELES (family issues)
  • This Is My Life
  • UNDER HIS COMMAND (DOMINATION #2)

Satria Evandra Arbani, laki-laki itu hanya menginginkan bertemu kembali dengan Clara Regina Anandhina, perempuan yang dipacarinya enam tahun silam. Saat mereka masih merasakan indahnya, cinta di masa putih abu-abu. Sebuah peristiwa terjadi, mengakibatkan Satria tak bisa bertemu dengan Clara lagi. Bertahun-tahun laki-laki itu selalu mencari. Tenggelam dalam keputus-asaan dan rasa bersalah. Hingga di suatu sore, keduanya kembali bertemu. Meski Satria tahu, Clara sudah tak sama lagi seperti dulu. Perempuan itu berubah menjadi sosok dingin yang penuh luka. Satria langsung menyadari jika dirinyalah yang merubah sosok Clara. Apa yang Satria lakukan untuk membuat perempuan itu kembali padanya? Di saat ada sosok lain yang mengakui Clara sebagai tunangannya. -------------- "Pergi!" Clara memejamkan matanya erat-erat. Tak sudi menatap sosok itu. "Pergi dari sini!!!" "Ra--" suara Satria tercekat. Menatap sosok di hadapannya penuh luka. "Aku mohon--" "Pergi!" Clara terus berteriak, matanya kini menyorot nyalang. "Pergi! Pergi! Pergi!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines