A L O N E

A L O N E

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 21, 2020
Kisah seorang anak perempuan yang merasa tak di anggap oleh ibuknya. Ibunya sayang kepada semua anaknya, namun dia tidak suka dengan dita. Yuk kepoin bareng² ceritanya si Dita:)
All Rights Reserved
#406
alone
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Alsava Dan Lukanya [ON GOING]
  • yang tak di inginkan  ( virgi )
  • Jangan ingin jadi aku (Hiatus Sebentar)
  • On The Canvas
  • TERPAKSA MENIKAH DENGAN BADBOY ( ORINE )
  • Aku, Dinding, dan, Waktu
  • Pelukan Untuk Aira
  • KARENA KAU ADA UNTUK DIRIKU [BxG]END
  • Accompany me!
  • -Momen Ondah-

[Murni hasil pikiran sendiri, NO PLAGIAT❌] Sebelum lanjut ke cerita, baca dulu sinopsisnya, ya! Setelah itu, temani gadis cantik ini dalam perjalanannya menuju kebahagiaan. Perjalanannya tidak mudah, penuh luka dan air mata, tapi siapa tahu, di ujung jalan ada kebahagiaan yang menunggunya. Jangan lupa tinggalkan jejak dengan Vote dan Komentar sebelum atau sesudah membaca, yaa🥰💐. Happy Reading! Alsava Triadista Lyana, seorang gadis cantik yang menjalani hidup penuh penderitaan. Sejak kecil, ia sudah dibenci oleh Mama, Papa, bahkan Abangnya sendiri. Tak ada kasih sayang, tak ada perhatian-yang ada hanya kebencian yang terus menghantuinya. Saat SMP, ia sering dibully dan dihina habis-habisan oleh teman-temannya. Mereka memperlakukannya seolah ia adalah sesuatu yang menjijikkan, seolah keberadaannya tidak pernah diinginkan. Entah apa penyebabnya, ia sendiri tidak tahu. Yang ia tahu, semua orang membencinya tanpa alasan. Kini, ketika ia mulai beranjak SMA, semuanya justru semakin parah. Ia semakin sering direndahkan, diperlakukan seolah bukan manusia, dan dihina tanpa henti. Seakan dunia ini tidak menyisakan tempat sedikit pun untuknya. Kehidupan Alsava terasa menakutkan. Salah melangkah sedikit saja, ia bisa hancur. Mama dan Papa begitu kejam, Abangnya pun tak jauh berbeda. Tak ada yang bisa ia andalkan, tak ada tempat untuknya berlindung. Tapi ia tetap bertahan. Meski sakit, meski lelah, ia tetap berharap. Berharap suatu hari nanti, ia bisa merasakan kasih sayang dari keluarganya. Berharap kebahagiaan itu akhirnya akan datang menghampirinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines