Story cover for Bulshit by novlamd3
Bulshit
  • WpView
    Reads 259
  • WpVote
    Votes 103
  • WpPart
    Parts 10
  • WpView
    Reads 259
  • WpVote
    Votes 103
  • WpPart
    Parts 10
Ongoing, First published Mar 18, 2020
Mature
"jadi ini semua cuma karena lo pengen lupain Safira doang, dan jadiin gue pelampiasan gitu" seru freya sambil meyekap air matanya kasar.

"freyy " ucap Alfaro.

"gue tu emang curiga yah sama lo, kok lo bisa-bisanya nembak gue" freya dengan nada yang tinggi yang menahan amarahnya.

"freyy gue sayang sama lo"lirih Alvaro terpotong

"Hahaha BULSHIT, gue terlalu bodoh tau nggak" ujar Freya yang mencoba tegar
"jangan deketin gue, gue benci sama lo" serunya lalu berlalu meninggalkan varo dengan air mata yang entah kenapa bisa jatuh sendiri.

Alvaro hanya bisa memandang kepergian Freya entah kenapa Alvaro merasakan sesak di dadanya saat melihat raut tatapan kecewa dimata Freya. entahlah mungkin karena Freya sudah menganti tempat dihati Alvaro yang dulu tidak ingin mengenal cinta lagi karena seseorang.





-
-
-
-
-
-
-
-
-
Mau tau kelanjutannya ceritanya
"BULSHIT"
jangan lupa ninggalin jejak yah guys, author cinta deh sma kalian😘

lebay njirtt😂
All Rights Reserved
Sign up to add Bulshit to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Be Yours cover
Because I'm Stupid (End) cover
Ketos VS Waketos cover
AILAH(END)✅ cover
Allya Theo Perjodohan? [On Going♡] cover
ALETA cover
Si Cuek & Si Manis [END] cover
Transmigrasi: Love Punch  cover
My love ' My Enemy [ END ] cover

Be Yours

5 parts Complete

"kenapa si vin? Kamu jahat banget! Aku salah apa? Gak ada cowok lain yang bersikap begitu kepacarnya sendiri!" ucap Risa yang lebih terdengar seperti isakan, karna pipinya sudah banjir dengan air mata. Risa menyeka air matanya lalu ia tertunduk mengingat sekilas bagaimana Ervin waktu itu menembaknya. "pa-padahal du-dulu kamu, yang ajak aku pacaran duluan!" Ervin hanya memandangnya tanpa minat, lalu melipat tangannya didadanya. "gak semua cowok yang ngajak pacaran itu bermaksud baik. Terutama gue!" ujar Ervin Risa langsung mengangkat wajahnya, menatap Ervin dengan bingung. "maksud kamu?" tanyanya tak mengerti. Ervin tersenyum miring, lalu ia mencondongkan tubuhnya kewajah Risa. "maksud gue..." ucapnya terpenggal lalu ia mengelus pipi Risa, membuat tubuh Risa menegang. Lalu Ervin mendekatkan bibirnya ketelinga Risa dan melanjutkan ucapannya. "gue pacaran sama lo, karena gue benci sama lo dan gue mau liat lo menderita!" Bagaikan kehilangan inhaler saat Risa sedang sekarat, begitu lah kondisinya sekarang sekujur tubuhnya membeku dan tak dapat digerakkan saat mendengarkan ucapan yang baru saja masuk kedalam telinganya. Ervin menegakan badannya dan melihat ekspresi Risa yang membatu dengan raut wajah terkejut, Ervin langsung pergi meninggalkan Risa sendiri.