Terimakasih Langkah

Terimakasih Langkah

  • WpView
    Reads 196
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 29, 2020
Apa artinya kejujuran jika tak lagi yang mempercayai? Apa jadinya jika langkah mu terhalang oleh orang yang seharusnya mendukung mu? Semua membisu atas kejadian yang menimpa ayahku, tak ada yang peduli bahwa ayahku meninggal secara tidak wajar. Siapa yang akan percaya perkataan seorang anak berumur 5 tahun yang lalu menjadi saksi mata atas kejadian itu? Kurasa hanya sebagian kecil dari mereka saja yang percaya dengan ku. Ah. Dia yang dikirimkan Allah untuk mengungkap semuanya... Ustadz Zein Hamid Bilhaqqi namanya. Ustadz yang selalu menghukum ku yang selalu melanggar peraturan asrama, kini berlabuh tanpa izin dihati ku. Tekat yang kuat mendorong ku untuk melangkah ke kota petro dollar itu kini menjadi kenyataan, seperti ada sesuatu yang harus kutemukan disana. Pertanyaan yang terus mengusik pikiran ku, "ada apa dengan kota petro dollar?"
All Rights Reserved
#15
mahasantri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ketika Janji Bertemu Takdir [TERBIT]
  • Cinta Dua Hati [REVISI]
  • Mafia Husband (Alexander Reiner)
  • Ana Uhibbuka Fillah (Aku Mencintaimu Karena Allah)
  • Cinta Dalam perjalanan Takdir (Tidak Lanjut)
  • Tentang Pemimpi (Kisah Meraih Beasiswa LPDP)
  • Satuan Takdir
  • ''' REGRET AND HOPE ''' [ SELESAI, END]  Fajri Un1ty And Member Un1ty
  • Halal Is My Way[TERBIT]

Zanira Aizha Najiha, seorang mahasiswi fakultas sastra Indonesia semester akhir, yang saat ini sedang disibukkan oleh tugas akhir yaitu skripsi. Pernah merasakan pahitnya cinta semu sehingga ia menutup pintu hatinya. Ia berjanji pada dirinya sendiri bahwa ia tidak akan menerima cinta siapapun kecuali yang datang dengan kesungguhan dan niat yang jelas. Baginya, cinta bukan mainan, bukan sekadar kata yang manis di bibir. Namun, hidup punya cara sendiri untuk menguji janji. Tak lama sejak ia berjanji menutup pintu hatinya, seseorang datang di kehidupan Zanira. Sosok tegas, dingin tapi karismatik yang tak asing baginya. Zayyan Haaziq El-Hidayah. Ustadz muda yang dulu pernah mengajar di pondok pesantren saat ia masih duduk di bangku putih abu-abu. Ustadz Zayyan dikenal sebagai sosok yang dingin dan tegas namun dikagumi para santriwati karena hafalannya juga suaranya yang merdu ketika melantunkan ayat suci. Bahkan Zanira adalah salah satu dari santriwati yang dimaksud itu, sebelum akhirnya rasa kagum Zanira pada Ustadz Zayyan berubah menjadi rasa kesal. Bukan tanpa sebab, Zanira kesal karena Ustadz Zayyan terlalu cuek lebih tepatnya judes bahkan galak dan sering melempar tatapan tajam. Apakah janji yang dibuat Zanira akan tetap ia genggam? Ataukah Ustadz Zayyan adalah takdir bagi Zanira?

More details
WpActionLinkContent Guidelines