Terimakasih Langkah

Terimakasih Langkah

  • WpView
    Reads 196
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 29, 2020
Apa artinya kejujuran jika tak lagi yang mempercayai? Apa jadinya jika langkah mu terhalang oleh orang yang seharusnya mendukung mu? Semua membisu atas kejadian yang menimpa ayahku, tak ada yang peduli bahwa ayahku meninggal secara tidak wajar. Siapa yang akan percaya perkataan seorang anak berumur 5 tahun yang lalu menjadi saksi mata atas kejadian itu? Kurasa hanya sebagian kecil dari mereka saja yang percaya dengan ku. Ah. Dia yang dikirimkan Allah untuk mengungkap semuanya... Ustadz Zein Hamid Bilhaqqi namanya. Ustadz yang selalu menghukum ku yang selalu melanggar peraturan asrama, kini berlabuh tanpa izin dihati ku. Tekat yang kuat mendorong ku untuk melangkah ke kota petro dollar itu kini menjadi kenyataan, seperti ada sesuatu yang harus kutemukan disana. Pertanyaan yang terus mengusik pikiran ku, "ada apa dengan kota petro dollar?"
All Rights Reserved
#12
mahasantri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Halal Is My Way[TERBIT]
  • [As3] Cerita Aku, Kamu Dan Kita
  • Cinta Dalam perjalanan Takdir (Tidak Lanjut)
  • Cintaku Serumit Itu
  • TIKUNGAN SEPERTIGA MALAM
  • Mengagumi Dari Barisan Jamaah
  • Bisikan Cinta Sepertiga Malam (On Going)
  • The Golden Age
  • Tentang Pemimpi (Kisah Meraih Beasiswa LPDP)
  • Ketika Janji Bertemu Takdir [TERBIT]

[SLOW UP DATE] [SQUEL MY PRINCE] Judul Awal Mendadak Halal Follow dulu sebelum baca! #1 in mencintai/30-11-19 #1 in rumor/07-03-2020 *** Gue sebenarnya tahu. kalau menaruh perasaan pada orang yang bukan makhramnya itu sangat menyakitkan. tapi nasi sudah menjadi bubur. Gue anggap hal ini sebagai pelajaran hidup. agar gue tidak dengan mudahnya menaruh perasaan pada laki-laki kecuali suami gue nanti. --- killa. "Ini salah!,. Kenapa aku selalu memandangi perempuan itu. Yang jelas-jelas bukan makhrom ku. Astagfirullah... Ampuni hamba ya Allah tidak bisa menjaga mata in" --- Azzam. *** hanya cerita pasaran yang berbeda cara penulisanya.karena masing-masing author memiliki pemikiran yang berbeda saat menyampaikan ceritanya. penasaran baca aja!

More details
WpActionLinkContent Guidelines