MY GOOD OR BAD HUSBAND?

MY GOOD OR BAD HUSBAND?

  • WpView
    Reads 253
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 6, 2020
Cerita seperti ini mungkin udah pasaran di telinga kalian tapi tidak salah nya kan aku berbagi cerita ku kepada kalian Aku Tiana Ramadhani Fartika Anak dari papaku Bagas Agus Syaputra dan mamaku Maria Hanum Andhini,aku juga tidak tau aku anak pertama atu bukan ahhh sudah lah lupakan cerita ku yang itu,ini cerita hidup ku dimulai dimana papa ku hampir mengalami kebangkrutan dan aku dijodohkan dengan anak rekan kerja papa ku dan aku sebagai seorang anak harus menolong orang tua ku kan?walau itu harus mengorbankan impian ku ya aku memutuskan untuk menerima perjodohan ini walau aku tidak tau dengan siapa aku akan di jodohkan apakah dia pria yang baik?apakah dia bisa menerima ku sebagai istri nya aku sadar diri aku masih terlalu banyak kekurangan.Tapii ya sudahlah bukankah pilihan orang tua adalah pilihan terbaik? Ya Allah ku serahkan semua jalan kehidupan ku kepada mu ya Allah kuat kan aku.
All Rights Reserved
#712
garing
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Istri Atau Sarjana [Tamat]
  • Air Mata Cinta Di Teras Surga ( SELESAI )
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • BUNGAKU TELAH KERING [Belum revisi]
  • Way To You (END)
  • Senandung Rasa [SELESAI]
  • AGENARRA
  • Suami Muda||END✓
  • Not A Perfect Husband ✔
  • Assalamualaikum Imamku

___oOo___ Nama gue Anindya, kalian boleh manggil gue Anin. Di usia gue yang ke 20 tahun, orang tua gue memutuskan untuk menjodohkan gue dengan anak teman mereka yang bernama Aqil. Gue enggak ngerti kenapa gue dinikahin secepat itu, atau mungkin selama ini gue telah banyak membuat mereka kerepotan? Tentu saja gue menolak, gue enggak kenal sama dia. Dan gue masih belum mau diikat dengan pernikahan. Ada pendidikan yang gue kejar mati-matian. Gue masih punya cita-cita yang tinggi.Tapi gue enggak berdaya di hadapan mama dan papa. Mau tak mau gue mengikuti kemauan mereka untuk menikah. Sama seperti rumah tangga pada umunya, ada banyak kesulitan yang harus kami lalui. Mulai dari di awal pernikahan yang penuh dengan rasa tegang dan kecanggungan, keraguan dan rasa takut. Semua ini sukses membuat kepala gue hampir pecah. Gue udah dipusingin sama tugas yang seperti bebatuan sungai, makin dibuat pusing dengan urusan suami dan tetek bengek rumah tangga sebagaimana ibu rumah tangga di luar sana. Dulu, gue sering bilang sama temen gue, kalau nikah Jadi mahasiswi sekaligus Istri itu berat! Dan ... benar. Kalian enggak akan kuat. Biar gue aja. ___oOo___ #1 dalam sastra wanita Tersedia di KBM, versi KBM beda ya gaes dengan versi wattpad, bedanya di sana lebih detail sebab ada banyak tambahan narasinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines