MY GOOD OR BAD HUSBAND?

MY GOOD OR BAD HUSBAND?

  • WpView
    Reads 255
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 6, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Cerita seperti ini mungkin udah pasaran di telinga kalian tapi tidak salah nya kan aku berbagi cerita ku kepada kalian Aku Tiana Ramadhani Fartika Anak dari papaku Bagas Agus Syaputra dan mamaku Maria Hanum Andhini,aku juga tidak tau aku anak pertama atu bukan ahhh sudah lah lupakan cerita ku yang itu,ini cerita hidup ku dimulai dimana papa ku hampir mengalami kebangkrutan dan aku dijodohkan dengan anak rekan kerja papa ku dan aku sebagai seorang anak harus menolong orang tua ku kan?walau itu harus mengorbankan impian ku ya aku memutuskan untuk menerima perjodohan ini walau aku tidak tau dengan siapa aku akan di jodohkan apakah dia pria yang baik?apakah dia bisa menerima ku sebagai istri nya aku sadar diri aku masih terlalu banyak kekurangan.Tapii ya sudahlah bukankah pilihan orang tua adalah pilihan terbaik? Ya Allah ku serahkan semua jalan kehidupan ku kepada mu ya Allah kuat kan aku.
All Rights Reserved
#10
asraf
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Not A Perfect Husband ✔
  • RAHSYA UNTUK NAURA
  • Setelah Hujan ( End ✔)
  • Senandung Rasa [SELESAI]
  • BAD
  • Bitch Daughter (Putri Kupu-kupu Malam) SELESAI✓
  • Suami Muda||END✓
  • Assalamualaikum Imamku
  • Air Mata Cinta Di Teras Surga ( SELESAI )
  • Way To You (END)

Saat sebuah lamaran mendadak datang ke rumahku oleh Bu Lia, dengan begitu semangat aku menyetujuinya tanpa berpikir dua kali karena yang ada di bayanganku saat itu adalah berdiri berdampingan dengan senyum lebar bersama mas Herman, setidaknya itulah yang ku pikirkan sampai aku lupa untuk menggunakan pikiran dan akal sehatku, aku melupakan satu fakta penting bahwa anak Bu Lia bukan hanya mas Herman seorang!! Dan saat lamaran dadakan itu tiba, betapa terkejutnya aku, bukan mas Herman lah yang akan menikah denganku melainkan pria menyebalkan sekaligus penghancur masa remajaku yang bahagia. Rasanya aku ingin melarikan diri saja entah kemana, tapi ternyata tidak semudah itu melepaskan diri darinya dan ketika aku mempunyai alasan untuk melepaskan diri darinya, hati ini sudah enggan untuk pergi. *** ".... anaknya Bu Lia mau ngelamar kamu." "Hah?! Apa?!" mulutku seketika melongo, serius pak ustad itu ngelamar aku?! Ya Allah, sujadah mana? Aku mau sujud syukur, alhamdulillah ya Allah. "Aku mau kak! Aku mau!" jawabku dengan penuh semangat."Kapan dia mau lamar aku kak? kapan?! Sekarang juga boleh kak, aku udah siap, ya Allah. Aku siap kak!" ucapku semangat dengan senyum yang semakin melebar, bayangan tubuh gagahnya yang di balut tuksedo itu saja sudah membuat ilerku bergerak keluar, mahar surah Ar-Rahman pun aku mau ya Allah. *** .... kak Prita menuntunku menuju ruang tamu, aku melebarkan senyumku, disana ada Bu Lia, ada mas Herman, ada-- Tunggu, kenapa Randa memakai pakaian yang senada denganku?! Tunggu, apa aku melewatkan sesuatu?! Aku butuh udara, oksigen mana?! "Kak, kok dia pake baju yang sama kayak aku?" tanyaku tersedak, kepalaku tiba-tiba pening seketika. "Kan Randa yang ngelamar kamu," jawabnya yang seketika membuatku syok berat. *** Mari mampir ???????? ^^

More details
WpActionLinkContent Guidelines