Mikayla

Mikayla

  • WpView
    Reads 166
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 17, 2020
"Menjauhlah, kau telah membunuh Mamah. Apa kau juga ingin membunuhku?" *** Mikayla gadis yang kini kepribadiannya mulai tertutup. Tak ada bias bahagia dalam bingkai wajahnya. Semua sinar cerianya telah tergerus bersamaan dengan setiap cangkul tanah yang menutupi jasad Mamahnya. Saat ia mulai menata hidup, memungut pundi pundi semangat yang tercecer dimana-mana. Saat ia bersiap melangkah pasti dalam hidupnya. Baru selangkah. Namun takdir mempertemukan kembali ia dengan orang-orang di masalalunya. Akankah ia masih bisa tegar dan melanjutkan hidup. Akankah ia berdamai dengan hidupnya. Akankah ia memaafkan semua yang terjadi di masa lalunya.
All Rights Reserved
#79
mikayla
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DEA ✓ (WM) TERBIT
  • Raymentara
  • To Heal
  • Waktu?
  • 𝐀𝐁𝐎𝐔𝐓 𝐊𝐄𝐘𝐋𝐀 [𝐄𝐍𝐃]
  • Usai Pilu | KTH ✔
  • Let Go
  • Let Me Love You Longer
  • HEARTACHE [Completed]

Gadis kuat dan keras kepala yang harus kehilangan satu persatu kebahagiaannya sejak kecil. Bahkan di saat dirinya menginjak usia remaja di mana seharusnya bersenang-senang, ia harus kehilangan pendengarannya. Setidaknya ia tidak akan mendengar cacian dan makian lagi. "Pembunuh." Hal itu disadarinya sejak sadar dari komanya setelah mengalami kecelakaan. Saat koma ia melihat seluruh ingatan buruknya seperti film yang sedang di putar. Hingga ia memutuskan untuk tetap berpura-pura bahagia dengan senyumannya dan menetapkan keputusan suatu hari nanti ia akan mengakhiri hidupnya. Tidak tahan dengan dunia yang terus membuatnya menderita. Akankah sahabat atau pujaan hatinya yang selalu ia kejar akan dapat menghentikannya? Ataukah ada orang lain yang dapat mengubah keputusan salah yang telah dibuat olehnya? Jangan lupa penderitaan Dea masih berlanjut oleh seseorang yang membencinya sejak dulu, seseorang yang merupakan orang terdekatnya saat masa kecil.

More details
WpActionLinkContent Guidelines