Entah bagaimana kehidupan pernikahan yang di jalani tanpa rasa cinta melainkan rasa benci Bayangkan bagaimana menderitanya seorang Adzkia yang harus menerima kenyataan bahwa seorang. Yang di cintanya harus pergi meninggalkannya terlebih dia yang di tuduh menjadi pembunuhnya dan harus menerima dinikahi oleh adik sang kekasih hanya untuk balas dendam. Namun siapa sangka di balik adanya dendam yang ada di dalam hati Abidzar ada rasa cinta yang teramat dalam karena dengan adanya ketulusan dan kebaikan dari seorang Adzkia mampu memudarkan rasa benci seorang Abidzar dan ragu kalau dia yang telah membunuh kakaknya. "Kia gue boleh minta sesuatu gak sama Lo?"- Abidzar jaya Atharaska. "A-apa, apa yang mau Kamu minta dari aku" -Adzkia shaqeena afzeen. "Gue mau lo lupain Abiyan" -Abidzar jaya Atharaska. "Maaf ka tapi kalo soal itu aku gak bisa" -Adzkia shaqeena afzeen.
More details