Let's Play Circus With Me

Let's Play Circus With Me

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 24, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
"Kim, stoopp..!!" Alan terjebak, tangan dan kakinya terikat, bahkan tubuhnya pun juga terikat ditengah Big Dart Board. Tubuhnya basah oleh keringat, ia ketakutan, namun sayang Alan tidak bisa berbuat apa-apa. Kim melangkah mendekati Alan sambil memainkan sebuah buah ditangannya. Ia perlahan mendekati Alan lalu melumat bibirnya, namun Alan tak tinggal diam, dia membalas dengan menggigit bibir Kim hingga berdarah. Kim langsung melepas lumatannya, lalu menaruh buah apel yang dia pegang diatas kepala Alan. "Kalau buah ini jatuh sebelum aku sampai kedepan, kepalamu akan menggantikan apel itu." Bisik Kim Wajah Alan ketakutan, namun ia kesal dan marah dengan sikap Kim, emosi Alan campur aduk. Dan itu membuat apel yg sudah Kim taruh terjatuh. "Shiitt..!!" Batin Alan, ia menutup matanya rapat-rapat, ia bersiap dengan konsekuensi yang akan dia dapatkan. "DOOOORRRRR...!!!" Warning..!!! Cerita ini mengandung unsur LGBT, BL, Gay, jika tidak suka dengan unsur² itu, bisa di skip. Selamat membaca ( ◜‿◝ )
All Rights Reserved
#13
circus
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • President's Wife
  • MORSE : POSSESSIVE EX
  • Kamu Hanya Milikku
  • Skyline Marriage
  • Heyu : Second Gear
  • 𝐇𝐈𝐒 𝐒𝐖𝐄𝐄𝐓𝐒𝐔𝐆𝐀𝐑
  • GUMI [Completed]
  • El and Jerganio (End)
  • The Cold Ceo's Hidden Heir ( END )

Dewandra telah memantapkan hati untuk tidak pernah menikah. Selama 25 tahun, ia mengabdikan hidup sebagai tentara setia demi melindungi negara. Hingga di usia 41 tahun, ia diangkat menjadi pemimpin tertinggi-menyandang status RI 1. Dua tahun menjabat pasca-lengsernya sang ayah yang merupakan Presiden ke-8, Dewandra tetap tak sedikit pun terusik oleh bayangan pernikahan. Namun, takdir rupanya punya rencana lain. Pada perayaan Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2025, matanya tak sengaja menangkap sosok gadis berkebaya putih dengan kain batik merah. Rambutnya tergerai indah, dihiasi senyum manis yang menawan. Meski hanya tatapan sekilas, wajah itu seolah tertanam permanen dalam ingatannya. Gadis itu adalah Natasha Aira Van-dijk Chandramukhti-putri tunggal dari salah satu menteri di kabinetnya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines