Sweet Corner

Sweet Corner

  • WpView
    Reads 106
  • WpVote
    Votes 52
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 20, 2020
Bagaimana jika kebebasan yang kamu miliki harus terenggut karena alasan sekolah. Bukan gadis yang cantik , tidak pintar, famous di sekolah juga tidak. Hanya gadis yang biasa saja yang ingin hidup bebas tanpa kekangan siapa pun. Gadis yang bangga menjadi diri sendiri. Namun kebebasan miliknya harus direnggut saat dia mulai masuk ke dalam sekolah yang super duper disiplin dan taat pada kata-kata baku. Hidupnya di sekolah merasa tidak nyaman dan menyebalkan bahkan dia sampai malas untuk berangkat ke sekolah. Namun semua berubah saat dia bertemu dengan pria badboy yang sudah tobat yang hampir mirip dengannya. Seorang pria yang merasa terkekang dengan kehidupannya di sekolah. Sinopsis Ku lihat dari luar jendela ada dua laki-laki yang lewat bersamaan tujuan mereka ke ruang kepala sekolah karena ruang kepala sekolah ada di ujung kelasku. Cahaya yang membuat mataku silau sempat menghilang saat kedua laki-laki itu melewati jendela kelasku. Aku langsung mengangkat kepalaku yang terasa berat. Aku melihat anak-anak yang berduyun-duyun melewati kelasku. Entah ada apa. Anak kelasku pun mulai masuk ke dalam kelas satu persatu. " Ini milikmu " Kata Rahma yang sudah sampai di dalam kelas dan langsung memberikan makanan yang sempat aku minta tadi. " Terimakasih ya Ama. Kamu baik sekali " Tersenyum. " Sama-sama " Rahma langsung duduk di sampingku. Aku memakan roti isi ayam kacang milikku perlahan " Oh iya apakah kamu tahu? " Kata Rahma, aku menggeleng. " Tahu apa? " Kataku. " Tadi waktu aku kembali dari kantin aku melihat ada dua pria yang menuju ruang kepala sekolah. Aku rasa mereka anak baru " Aku mengangguk-angguk. " Baguslah ". " Apa yang bagus Arda? " Tanya Rahma. " Ya bagus. Itu berarti sekolah kita semakin ramai " Rahma hanya mengangguk-angguk.
All Rights Reserved
#38
jelek
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • With You (Completed)
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • ARTAN
  • AREGA [End]
  • Three Targeted Girls!!
  • who do i love ?
  • ALNI
  • My Quuen is Bad Gril
  • SCOMPARIRE
  • Alviansya

"Pertama, rambut lo di cat. Kedua, seragam lo kekecilan. Ketiga, sepatu lo warna putih! Lo tau kan sekolah ini tuh ngelarang muridnya pake sepatu lain selain warna hitam. Keempat, kaos kaki lo kependekan, di aturan udah tertulis kalo kaos kaki setiap murid itu harus di atas mata kaki. Kelima, lo---" "Kenapa sih lo selalu cari cari kesalahan gue huh?" Aqilla memotong ucapan pria yang kini ada di depannya. "Kesalahan lo itu gak perlu di cari, tapi emang udah terlihat jelas!" Aqilla Dwi Mahardika, gadis nakal dengan paras cantiknya. Hampir semua, mungkin bukan hampir tapi seluruh murid di sekolah bahkan guru-guru mengenal dirinya. Ia gadis nakal yang selalu menjadi buronan para osis dan guru BK karena kenakalannya, terutama David Adhitama, sang ketua osis di sekolah Aqilla. Aqilla selalu menjadi sasaran utama dalam melakukan point pelanggaran bagi David hingga laki-laki itu merasa jengah sendiri. Namun siapa sangka jika David dan Alana yang terkenal sebagai musuh bebuyutan itu ternyata memiliki suatu hubungan yang sulit dijelaskan. Start : Desember 2020 Finish : Maret 2021

More details
WpActionLinkContent Guidelines