Evy hanyalah mahasiswi biasa yang hidupnya tak lagi sederhana. Ayahnya berjudi hingga keluarganya bangkrut, dan sebagai anak sulung, Evy terpaksa memikul semua beban yang ditinggalkan. Ia terbiasa menahan emosi, melampiaskan kesakitan dalam gelas-gelas alkohol di bar murah, berharap mabuk bisa sedikit menghapus kenyataan. Di saat hidupnya nyaris runtuh, datang tawaran tak terduga dari Fenix Alejandro-dosen muda yang dingin dan tak pernah ramah pada dirinya. Ia membutuhkan seorang "pacar kontrak" untuk menghadapi tekanan keluarga yang mendesaknya segera menikah. Jika tak membawa kekasih ke acara keluarga, ia akan dijodohkan dengan seorang model ternama pilihan orang tuanya. Imbalannya? Sepuluh miliar rupiah. Bukan cinta, hanya kontrak. Evy menerima, bukan karena tergoda, tapi karena hidup tak memberinya pilihan lain. Mereka berdua terjebak dalam permainan peran yang menuntut mereka terlihat sempurna di depan orang lain-meski dalam hati mereka retak tanpa suara. Namun, semakin lama kebohongan itu dimainkan, semakin sulit membedakan mana yang palsu dan mana yang mulai terasa nyata. Apakah Evy akan memilih untuk menyelesaikan kontrak dan memutuskan hubungan dengan Fenix, atau malah berusaha menjalin hubungan nyata dengan nya? ..... By: me
Detail lengkap