She
  • WpView
    Reads 88
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 9, 2020
Tentang dia,ya tentang dia yang mewarnai kehidupan,hingga ia lupa, jika ia telah kehilangan warna hidupnya,dia...... Athera luvena distya. Gadis yang cantik,pintar dan ceria.namun siapa sangka dibalik senyumnya terdapat air mata,di balik tawanya terdapat penderitaan. Semua terhipnotis dengan tawanya,hingga tak ada yang menyadari,jika semua telah berakhir. Athera kehilangan segalanya,ceritanya,cintanya, senyumnya,dan hidupnya,semua itu telah berakhir,menyisakan kenangan yang tak bisa terlupakan bagi semua orang. Menyisakan penyesalan bagi seorang pria yang baru saja menyadari kebodohannya,menyadari perasaannya yang datang terlambat,dan ia kehilangan athera. Aldi anggara,laki laki terbodoh yang pernah gue kenal. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . " tenang disana athera." Dara.
All Rights Reserved
#32
goodbye
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja Yang Sunyi
  • The Story Of Aghea
  • JATUH CINTA SETELAH MENIKAH
  • ATHALARIQ
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • 【𝑾𝒊𝒍𝒍 𝑩𝒆 𝑴𝒊𝒏𝒆?】
  • Duranta Repens
  • Langit dan Cahayanya
  • Rainbow

Arunika, gadis ceria yang selalu tampak kuat di hadapan teman-temannya, menyimpan luka yang tak terlihat. Di rumah, ia merasa asing dengan kedua orang tuanya-seolah menjadi tamu di tempat yang seharusnya ia sebut rumah. Kakak yang paling ia sayangi telah pergi meninggalkannya, membuat rumah terasa semakin sepi. Satu-satunya tempatnya bersandar adalah sang oma, wanita yang selalu menghangatkan hatinya dengan kasih sayang tanpa syarat. Namun, takdir kembali menguji Arunika. Evan, sosok yang ia percaya akan selalu ada, justru membuatnya kecewa. Dan ketika dunia terasa semakin berat, oma yang paling ia miliki pun pergi meninggalkannya selamanya. Di sekolah, Arunika masih mencoba tersenyum, seolah tak ada yang terjadi. Ia berusaha tetap tegar, meski hatinya perlahan terkikis oleh kehilangan demi kehilangan. Namun, di balik senyum yang ia tunjukkan, ada satu tempat di mana ia bisa benar-benar menjadi dirinya sendiri-danau yang tenang, tempat pelariannya dari dunia yang terus melukainya. Di tepi danau itulah, Arunika merangkai ulang kepingan hatinya yang hancur. Tapi, sampai kapan ia bisa bertahan? Akankah Arunika mampu melewati semuanya dan menemukan kembali cahaya di hidupnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines