Ini cerita murni pemikiran gue sendiri ya guys don't plagiat plagiatan oke😉
==========================
Alea Aqila Anathasya seorang gadis balsteran Indo-korea-amerika ini adalah murid baru di SMA BAKTI KENCANA dimna di sana ada genk the Mots Wanted boy yang menjadi pantolan Sekolah tersebut. Dengan misi yang dia bawa, Alea harus ekstra hati - hati dalam melakukan tindakan agar, tidak ada yang mencurigainya terutama Tristan salah satu dari the most wanted boy.
" Jangan pernah ikut campur urusan orang, ngerti?"
_Alea Aqila Anathasya_
"itu karena gue peduli sama lo"
_Daniel Putra Dirgantara_
==========================
Penasaran dengan kelanjutan dari cuplikan dialog antara Alea dan Daniel dan siapa Triasran?? Kenapa Alea takut sekali kalo Tristan sampai tau misi yang sedang Alea jalani?. Penasaran banget kan kalian kuy langsung aja di baca😍😍😍
tapi jangan lupa follow, comen and vote biar gue makin semangat nulis nya karena dukungan dari kalian itu penting tau.😁
I hope you like my story
love you guys ❤❤
[TERSEDIA DI TOKO BUKU]
📛WARNING!!
BACA CERITA INI BISA MENIMBULKAN KEGESERAN OTAK. SEGALA KETIDAKWARASAN YANG TERJADI DI LUAR TANGGUNG JAWAB AUTHOR📛
👑Unexpected Prince👑
Kesepakatan dengan orang tua untuk meraih peringkat 10 besar agar bisa ikut drama putri tidur di sekolah dan mewujudkan impian masa kecilnya, yaitu menjadi seorang tuan putri untuk satu hari, memaksa Aleta untuk mencari seseorang yang bisa membantunya belajar. Akhirnya, Aleta dapat ide untuk menjadikan Saga--si pemegang IQ tertinggi seantero sekolah sebagai guru privat.
Hanya saja, ternyata tidak semudah itu untuk membuat Saga mengiyakan permintaannya. Kalimat-kalimat penolakan selalu keluar dari dari bibir si cowok penyendiri yang tidak suka diganggu dan terkenal sangat kejam itu. Tapi Aleta tidak ingin menyerah! Bagaimanapun, mimpinya harus diwujudkan!
Hingga kemudian, keputusan Aleta untuk berbuat nekat demi memperjuangkan persetujuan dari Saga, malah membawa kedua remaja tersebut kedalam sebuah alur cerita yang tidak terduga-duga...
#16 in teen fiction (9-2-18)