HURT WEDDING

HURT WEDDING

  • WpView
    Reads 799
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 1, 2020
Mereka tak tau apa yang aku rasakan. Mereka selalu menganggap ku bodoh saat aku tetap memilih bersama nya walau aku sudah tau bagaima sifat buruk nya padaku bahkan keluargaku. Dia terlalu hebat mengurungku dalan kehidupan nya. Aku mencintai nya tapi aku juga tidak bisa mengabaikan keluarga ku. Aku bimbang!! Jangan biarkan aku memilih karna aku tidak bisa Untuk kesekian kalinya dan aku masi saja mengulangi, sampai aku tidak tau apakah keluarga bahkan ke dua orang tuaku mau menerima ku untuk berlindung dari sakit yang kurasakan.
All Rights Reserved
#130
kekerasan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Still The Same
  • Love a long
  • Because Mencinta
  • Bermain dengan takdir
  • Eysha Love Story'
  • One Shoot Brothership ✓
  • HARGA SEBUAH SESAL
  • cinta yang akan menghampiri kita
  • Home?

WARNING!! Adults Only! Terdapat banyak kata-kata kasar dan adegan kekerasan! Mohon bijaklah memilih bacaan. ** Ketika kau dikhianati oleh dua orang yang kau percaya sekaligus, orang yang dipercaya sebagai cinta pertamamu dan seseorang yang kau yakini sebagai cinta terakhirmu. Ketika aku yakin cinta adalah hal yang paling sempurna di dunia karena menghadirkan keluarga bahagia untukku dan adikku. Tapi kenyataan menamparku dengan keras saat tahu pria yang paling aku cintai dan hormati yang seharusnya ku panggil ayah memilih wanita lain dan meninggalkan ibuku, aku dan adikku dalam kehancuran. Kami dikhianati dan dibohongi. Dan ketika semua itu belum cukup menghancurkanku. Seorang lagi yang aku anggap akan ada di sampingku selamanya dan menopangku juga melakukan hal yang sama. Dia memilih bersama anak wanita penghancur rumah tangga orang tuaku, dan meninggalkanku. Di sana lah aku merasa asing dan melihat dunia seperti bahagia berperang menghianatiku. Yang ku tahu setelahnya tidak ada yang namanya cinta, itu hanya ilusi yang diciptakan manusia untuk menciptakan dunia penuh sandiwara. Kenyataan hanya obsesi dan napsu yang berkuasa. Kalau pun cinta ada, itu hanya dimiliki oleh mereka yang lemah. Dan, Aku? aku memilih untuk tidak menjadi lemah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines