Raden Rama disuruh oleh bapak-ibunya berdagang demi meneruskan cita-cita nenek-moyangnya dahulu sebagai orang iliran dan mencari jodoh gadis keturunan Palembang sebab malu jika kawin dengan gadis uluan. Dia bersedia menuruti apa keinginan bapak-ibunya meski harus mengurungi niatnya ingin kuliah, asal satu hal, yaitu diberi kebebasan ketika dia menjadi seorang anak punk. Dia bersama Vio dan Kiagus membentuk sebuah band bernama Philosophie dan sukses sebagai band indie terkenal. Jumpa yang tak disangka dengan Masayu di Taman Kambang Iwak membuat arah jalan hidup Raden Rama sebagai seorang idealis pecundang berubah menjadi seorang yang realistis. Begitu juga Vio, bujang absurd dan kocak itu berusaha mati-matian agar berat badannya bertambah dengan cara mengonsumsi obat cacing dan obat gemuk sehingga akhirnya Dita menerima cintanya. Sementara Kiagus yang pendiam mampu mengubah cara berpikir Devrieya yang semula pecandu media sosial menjadi orang yang terbuka dan asyik. Raden Rama menuruti kemauan ibunya untuk diperkenalkan dengan seorang gadis Palembang bernama Nyayu karena kesal setelah merasa dikhianati Masayu. Namun, Masayu merasa bersalah dan ingin kembali dekat dengan Raden Rama karena papa dan mamanya lebih setuju dengan bujang Palembang itu daripada seorang bujang dari dusun yang bernama Dodi. Tak disangka cerpen yang berjudul "Raden dan Masayu" karya Siti, mamanya Masayu, membuktikan bahwa kisah bujang dan gadis Palembang itu mampu mengalir hingga napas berakhir.
Más detalles