Antologi Puisi

Antologi Puisi

  • WpView
    Reads 284
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 20, 2020
Cobalah untuk membaca kekuatan tentang penaku yang rindu akan kertas, tapi kini sudah berpindah pada cahaya binar si gawai. Inilah antologi puisiku. Selamat membaca.
All Rights Reserved
#118
senang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ketika Tulisan bercerita?
  • baby boy
  • Cinta Bertepuk Sebelah Tangan
  • Kau Puisi
  • Raya Dan Raka .(LENGKAP✅️)
  • Dari SENJA untuk PURNAMA
  • Senja Yang Dinantikan
  • SAMUDERA dirimu yang selalu kutunggu
  • Sorairo Mafura
  • Poetry Sad

begitu kelelahan mulai menyeruak, mengaduh suasana gelap berteman lagu sendu pilu, ku coba tuliskan segalanya tentang isi hatiku yang menolakmu ada dalam pikiranku lagi. ketika yang ku tahu bahwa sia-sia selama ini selalu berharap padamu. sia-sia untuk waktuku yang terbuang merindukanmu. ~ ketika aku diberi kesempatan memilikimu, tidak dengan waktu yang lama, senda gurau kita berubah diam. tak bertegur sapa layaknya tak pernah kenal sebelumnya. tak ada salam perpisahan, setidaknya berusaha membuat keadaan pahit itu menjadi manis sebelum kita benar-benar tak saling melihat lagi, Tidak ada! baru saja aku berusaha mengucapkan kata "sayang" padamu. barusaja aku menghapus kenangan lama. namun, kamu datang lagi dengan kisah yang sama. meski kadang aku merasa bodoh, dengan keistimewaan yang mengecewakan. aku cukup bahagia sempat, sekali saja, bersamamu. menghabiskan separuh malam kita bercerita ria lewat handphone. Terima kasih teruntukmu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines