AFRAID TO LOSE YOU

AFRAID TO LOSE YOU

  • WpView
    Reads 186
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadComplete Thu, Jun 4, 2020
"ga sadar nabrak orang? lo kira gw apaan, pohon? apa angin? hah?!" ucap gw sambil menambahkan volume menjadi meninggi. "oh gw kira lu kayu yang lagi berdiri sendiri, abisnya lo pendek banget sih nanti banyak yang ngira lo itu juga reinkarnasi nya kurcaci," ucapnya dengan senyuman mengejek. Tanpa sadar gw pun berhasil tergoda oleh ejekannya jadi gw pun merah padam dibuatnya. "huh! iya deh yang sok tinggi kayak tiang bendera!" ucap gw sambil mengepalkan kedua tangan. " Berisik! ngapain lo berhentiin gw? mau minta jadi pacar gw? maaf udah penuh," ucapnya sambil menyenderkan bahu ke tembok. "dih narsis, minta maaf lo!, udah nabrak bukannya minta maaf malah mau kabur aja, Mau kekondangan, makanya buru-buru?" Gimana ya rasanya kalau pertemuan singkat yang awalnya musuh jadi cinta? apa lo percaya? jika ga percaya maka baca sendiri,ok?!
All Rights Reserved
#484
or
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KEPINCUT BRONDONG
  • Where's Home
  • Rainangkasa #2 [END]
  • 36 days with you {saida} [End]
  • Arsyilazka
  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)
  • THE CLIMB [Completed]
  • PETRICHOR [Lengkap]
  • Haters and Lovers of Rain [END]
  • 20. Pamanku Brondong Mesum (FIN)

18+ Peringatan! Cerita ini bisa membuat kamu cengar-cengir gajelas. Yang butuh bacaan ringan buat hiburan penghilang stres, kamu berada di tempat yang tepat. *Kepincut Brondong sinopsis: "Gue mau jadi pacar lo. Buat tiga bulan doang. Gimana?" Aku mencoba bernegosiasi. "Ha? Tiga bulan? Apaan tuh tiga bulan? Bentar amat? Kredit hape aja lima bulan, Kak." Ijun terheran. "Mau enggak? Kalo lo enggak mau ya udah. Mending lo ga usah jadi pacar gue. Jadi anak pungut gue aja!" kataku sembarangan. "Kesannya kita pacaran kayak main-main kalo kek gitu, Kak." "Ya emang main-main. Lo ngarep apa? Pacaran srius sama cewek yang empat taun lebih tua dari lo? Lo masih waras, kan?" "Tapi gue beneran suka sama lo, Kak." "Ga papa! Itu wajar. Selama lo suka sama cewek, itu artinya lo normal," tanggapku. "Tiga bulan yah?" Ijun nampak menimbang. Aku mengiyakan sambil tersenyum geli. Dalam hati aku menertawakan kegilaanku ini. "Setelah tiga bulan?" Ijun mulai tertarik. "Kita putus. Gue mau cari pacar baru, dan lo juga boleh cari pacar baru." "Kalo lo malah jatuh cinta sama gue?" tanya anak itu percaya diri. Buju buneeengg ... pede banget lo Ijuuunn ... aku tertawa saja. "Kalo gue jatuh cinta sama lo, lo harus bawa gue ke rumah sakit jiwa. Karna pasti gue udah enggak waras." ____ Pacaran sama bocah SMA? Oohh ... aku pasti sudah gila! Tapi anak itu tampan dan menggemaskan. Dan lebih dari itu, dia datang saat hatiku hancur lebur karna dihianati. Benar, Ijun datang mengisi kehampaanku. Tapi benarkah aku jatuh cinta pada Brondong yang usianya lebih muda empat tahun dariku? Yang benar saja!

More details
WpActionLinkContent Guidelines