KISAH HIDUP & CINTA VAYA

KISAH HIDUP & CINTA VAYA

  • WpView
    Leituras 261
  • WpVote
    Votos 18
  • WpPart
    Capítulos 10
WpMetadataReadMaduroConcluída dom, ago 9, 2020
Vaya arista putri, atau yang sering disapa vay oleh teman teman dan keluarga nya. Gadis cantik berlesung pipi dan juga penyuka hujan. Terkadang dia sempat berfikir apakah tuhan tidak mentakdirkan dirinya untuk bisa bahagia seperti anak anak di usianya saat ini? Diusia nya yang kini baru menginjak 17 tahun sudah menanggung beban pikiran yang amat berat. Terkadang juga ia merasa iri melihat teman teman sebaya nya yang mendapatkan perhatian lebih dari kedua orang tua mereka. Tidak seperti dirinya. Yang selalu mendapat cacian dan sangat jauh dari kata perhatian oleh kedua orang tua kandung nya. Vaya bersekolah di SMA 2 Depok. Salah satu sekolah terfavorit yang berada di kota Depok. Semua kesedihan yang di alami nya ia tutupi ketika ia sedang berada di sekolah dan saat bersama kedua sahabatnya. Perlu kalian ketahui kalau Ia bisa ceria, tertawa riang , dan berbuat semaunya hanya ketika saat bersama sahabat sahabatnya di sekolah. tidak ketika waktu ia sedang berada dirumah. Semuanya berubah 180%. Yuuk ikuti cerita nya vay yaa.. Jangan sampai ketinggalan. Maafkan jika banyak kesalahan dalam penulisan cerita ini yaa, karena ini adalah cerita pertama yang baru ku tulis, hehe.. Kesempurnaan hanyalah milik allah Swt.. Selamat membaca guys...
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Aksara Lingga
  • Yang Dulu Melukai,Kini Menyayangi [END]
  • MEISYA
  • Teluk Samudra [ TAMAT ]
  • ^Ourstory^
  • East sky first love
  • Ternyata Dirimu
  • °♡Introvert Girl♡° | End✔|
  • JAM 3 SORE

"masa iya anak SMA ngacak - ngacak pikiran gue?" ..... "Tolong saya sekali lagi dong pak, penguntit gila itu masih ngikutin saya. Please pak" tangannya mengatup dengan memohon agar pria itu membantunya lagi. "Oke! Sini ikut saya" Pria dewasa itu menyambar baju panjang dan lengan Lingga. memepetkannya di tembok dekat ruang ganti. "Kamu diam ikuti saya" katanya dengan tegas. .... Hani menengokkan kepalanya setelah melihat pria didepannya bersemangat melempar bola basket kedalam ring di timezone. kini ia mendapati kawannya, Lingga ternganga pada pria yang akhir - akhir ini mengisi kekosongan hidupnya. serta gadis yang berada pada ujung kanan lingga -Shenna juga terpana atas ketampanan pria brewok itu. "Gila ganteng banget anjir" Lingga masih tak mengedipkan mata dan terus memandangi. "iya woeeyy!" Hani mengiyakan. "sadar guys, umurnya 30" sedangkan Shenna yang tak dipungkiri juga merasakan hal yang sama. hanya saja dirinya sajalah yang realistis dan tetap pada batas wajar. .... "Pak Aksara Pernah dugem?" mata lingga menatap Aksara menyelidik. mencoba mencari jawaban pada manik mata miliknya. .... "Apa ayah tidak kesepian?" mobil golf melaju sedang. membawa dua penumpang, Ayah dan anak yang sudah lelah bermain golf tersebut. "rumah sebesar itu, setiap hari isinya hanya pelayan?" Lingga mengamati wajah ayahnya yang mulai keriput. entah sejak kapan garis itu muncul. mata milik ayahnya mirip sekali dengan miliknya. tidak belo dan tidak cipit. sedang. "Kenapa kamu tanya gitu?" "Ayah tampak menyedihkan" kalimat yang Lingga buat, selalu berhasil membuat ayahnya tertegun. untuk menyalahkan tak sanggup, dan membenarkan pun akan lebih menyakitkan.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo