Soteriophobia (on going)

Soteriophobia (on going)

  • WpView
    Reads 1,011
  • WpVote
    Votes 133
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 29, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"K-kau pe-pergi kumohon jangan mendekat" tubuhnya bergetar hebat, isak tangisnya mengiringi langkah nya yang kian memundur. "Berhenti bergerak mundur sayang" Pria itu hanya diam dengan wajah datar nya yang selalu ia pasang, tidak ada kata yang bisa ia keluarkan saat melihat wanitanya ketakutan melihatnya, ingin rasanya dia mendekap tubuh mungil itu. Mata elang nya melihat kearah perut yang membesar seiring bulan yang berganti, terhitung sudah 8 bulan wanita itu menghilang, sekarang tidak lagi. Jikapun harus maka mereka akan mati bersama, katakan itu gila, tapi pria itu memang mencintai wanitanya, sangat. Melihatnya kembali membuat ku takut, jika aku hanya sendiri tanpa anak dalam kandunganku maka aku akan berusaha untuk tetap tinggal bersamanya, bersama kesakitan itu, bersama dengan segala hal buruk yang mungkin menimpaku, tapi tidak, anak ini harus ada dalam kandunganku selama 9 bulan kedepan, aku menyayangi anak ini bahkan lebih dari nyawaku sendiri, anak ini harus selamat, harus. Vote nya manaaaaaaa!!! Woyyy!!!
All Rights Reserved
#890
airmata
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALVIN (On Going)
  • Can Be With Love ✅
  • Perpindahan Dimensi Sang Penulis
  • KENNARD - Living with the Bad Boy
  • Kedaluwarsa ✓
  • MAFIA VS MUSLIMAH
  • Promise Me ( END )
  • Langkah Dalam Kebetulan
  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • ON SIGHT (Completed)

⚠️FOLLOW SEBELUM MEMBACA⚠️ [ Berkomentar dengan sewajarnya, hargai siapapun orangnya dan apapun yang ia tulis ] Belum di revisi. [TANDAI TYPO!!] ________ Carilah orang-orang yang bisa membawa kamu ke jalan yang seharusnya kamu lewati untuk sampai pada tujuan yang baik. Banyak orang jahat berkeliaran hanya untuk kesenangan mereka pribadi, bahkan dalam keluarga sendiri pun masih sering orang yang melampiaskan masalahnya pada anggota keluarga yang tidak tahu apa-apa. Dan diposisi inilah aku hidup sebagai anak perempuan tunggal kaya raya, tetapi miskin kasih sayang. Sampai akhirnya, aku dipertemukan dengan seorang lelaki tangguh yang mengubah kehidupan ku hampir sepenuhnya. Ia benar-benar berbeda dari ayahku, padahal banyak sekali orang yang mengatakan bahwa jodoh seorang anak perempuan adalah cerminan dari seorang ayahnya. Aku sempat percaya dan takut dengan pepatah itu, sampai aku tidak menginginkan berjodoh dengan siapapun karena takut jodohku sama dengan watak ayahku. Namun nyatanya, itu hanyalah tipu daya manusia. Aku sekarang tidak akan percaya dengan pepatah yang belum tentu ada buktinya. Meskipun begitu rumornya, aku akan tetap menyayangi kedua orang tuaku yang telah membesarkanku. Aku pikir penderitaan ku cukup sampai disitu, Namun ternyata aku salah besar. Ada saatnya kita ditinggalkan oleh orang-orang yang kita sayang selama di dunia ini, mereka telah kembali pulang ketempat yang sudah seharusnya menjadi rumah terakhir. Tidak ada yang abadi di dunia ini, semuanya hanya sementara, tinggalah tanah yang rata dengan dunia. Aku tidak sekuat dan seberuntung orang lain diluaran sana, selalu ada saja cobaan yang mendatangiku satu-persatu. Aku selalu berjuang mati-matian untuk kehidupan ku sendiri agar merasa lebih baik dari sebelumnya, tapi tetap saja aku tak pandai menyelesaikannya, aku berusaha untuk hidup dan bangkit sendiri dari keterpurukan ini. WARNING!: DILARANG COPY/PASTE CERITA INI KARNA INI MURNI KARYA SAYA, JIKA ADA YANG COPPAST LAPORKAN KEPAD

More details
WpActionLinkContent Guidelines