DETERMINATION

DETERMINATION

  • WpView
    Прочтений 667
  • WpVote
    Голосов 46
  • WpPart
    Частей 4
WpMetadataReadВ процессе
WpMetadataNoticeLast published вск, авг. 21, 2022
Kehidupan Zahwa nyaris berubah setelah ibunya di hukum mati dengan tuduhan pembunuhan majikan yang sama sekali tidak benar. Mampukah ia menjalani hari-harinya tanpa sang ibu? Dan mampukah ia mewujudkan impiannya untuk menjadi seorang diplomat? dengan keyakinan yang kuat Zahwa berjanji pada dirinya sendiri untuk mewujudkan impiannya itu. "Cukup aku yang merasakan pahitnya kehilangan tanpa kebenaran. aku tidak ingin hal itu terjadi pada orang lain." - Zahwa Farisya -
Все права сохранены
#559
agama
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

Вам также может понравиться

  • To the Happy Ending✓
  • DIBALIK DINGINMU, ADA AKU.
  • ZA&RA
  • Hukum Cinta [ SELESAI ]
  • ZOYA (Sujud Terakhir) [End]
  • Better Days
  • The Salem Princess (End✔️)
  • Selembut Dhuha Menyapa (TERBIT)
  • Mahardika Raja {On Going}

Ketika kematian menjemputmu setiap saat, keinginan terbesar dalam hidup Zata adalah setidaknya sekali saja, sekali saja dia ingin mati dengan tenang! Kenapa ia selalu berakhir tragis dan menyedihkan seperti ini?! Dari mati sebagai gelandangan tunawisma di gang sempit, kelaparan sampai malaria, prajurit yang gugur di medan perang, dituduh penyihir sampai hukuman gantung, hampir semua jenis kematian sudah dirasakan oleh Zata. Dia sendiri bahkan terheran-heran bagaimana ia bisa terus menerus mengulang kehidupan dan kematian bagai lingkaran looping yang terus berputar, menjebaknya. Ketika akhirnya ia merasa bosan oleh kehidupan yang terus berulang ini, Zata menumbuhkan satu kebiasaan buruk yang bahkan ia sendiri tidak sadari yaitu, "Ah sudahlah, pada akhirnya aku akan mati lagi!" Begitulah yang sekiranya ia pikirkan sehingga sekarang baginya nyawa bukanlah sesuatu yang berharga lagi. Dia kerap mati konyol dalam insiden-insiden yang sebenarnya bisa ia cegah, hindari, atau malah atasi. Namun pada satu malam, di kehidupan yang entah ke berapa sekarang, di mana di kehidupan ini ia merupakan seorang pedagang kain, bersama para pedagang lainnya Zata berbaur dengan kalangan bangsawan yang tertarik dengan barang mereka. Di satu malam yang cukup mencekam, di pesta yang seharusnya meriah penuh suka tawa, sebuah pemberontakan, kudeta terjadi.

Подробнее
WpActionLinkТребования к контенту