The Fault In Ours Things

The Fault In Ours Things

  • WpView
    Reads 89
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 21, 2020
Aku sempat berada di masa : hilangnya kamu adalah kesalahanku. Bingung, perlu dicari kemana awan yang sudah ditiup angin? Perlu dicari kemana pasir yang telah terhadang ombak? Perlu dicari kemana dandelion yang sudah berterbangan? Perlu dicari kemana? Perlu dicari kemana alasan kamu pergi? Perlu dicari kemana alasan yang bisa memaksamu tinggal? Perlu dicari kemana salah-salah dariku yang enggak cukup menetapkan kamu? Perlu dicari kemana? Bagiku, semua yang dulu kamu harapkan adalah aku berusaha memperbaiki semua lubang ketidaksempurnaan yang mustahil. Seakan-akan aku adalah bukan apapun selain tanah buruk rupa. Seakan-akan aku adalah yang paling buruk seisi dunia. Seakan-akan bersanding denganku adalah sebuah aib yang perlu kamu tutupi. Memangnya, sesempurna apa kamu sampai aku perlu lelah letih mencari kemana?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BYE, MANTAN! (TAMAT)
  • You Promised [END]
  • TOO MUCH (Tamat)
  • L.O.S.T Don't Know How to Love
  • SUGAR SUGAR LOVE (TAMAT)
  • Permainan Takdir [TAMAT]
  • ASING KARNA TAK LAGI BERSAMA
  • Villain Also Has A Reason [END]
  • Felicia> Januari With You

Suamiku tidak mencintaiku, saudari seayah beda ibuku ternyata seekor ular beracun, dan hidupku tidak baik-baik saja. Bahkan suami antagonis dalam sinetron murahan pun jauh lebih baik daripada suamiku yang membuatku sakit, sekarat, lalu mati. Benar-benar kurang ajar! Barangkali semesta menaruh simpati terhadapku hingga memberiku kesempatan kedua. Aku kembali ke masa sebelum terjerat pernikahan konyol dengan mertua yang sifatnya mengalahkan ibu tiri dalam serial picisan. Mengejar cinta suamiku? Humph! Mimpi! Aku tidak peduli dengan keluarga maupun suamiku. Kuputuskan meninggalkan mereka, menyepi ke pinggiran kota, dan membangun kehidupan baru yang ideal bagi orang sepertiku. Namun, memang dasar setan! Mereka masih saja mengganggu dan berharap aku akan bersedia mengorbankan kebahagiaanku demi sesuap kasih sayang semu! Sialan! Jambu! Beri aku ibu peri! Sekarang! "Mau jadi menantuku, Sayang?" Tetanggaku, seorang nenek mencurigakan yang mungkin saja penyihir, menawarkan cucunya kepadaku. Memangnya apa yang bisa kulakukan? Tentu saja menerima pernikahan tersebut! Dengan begitu mantan suami dan mantan keluarga yang berengsek itu takkan bisa menyentuhku. Jenius! "Sayang, yuhuuuuu! Aku datang!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines