Abbiamo aggiornato le nostre Linee Guida sul Contenuto.
Consulta le linee guida più recenti per continuare a condividere storie in sicurezza.
setelah tak lagi dengan mu

setelah tak lagi dengan mu

  • WpView
    LETTURE 10
  • WpVote
    Voti 5
  • WpPart
    Parti 2
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione lun, mar 23, 2020
WpInfo
SAGGISTICA
Author pov Seorang gadis mencoba bangkit dari sebuah perpisahan yang menyakitkan. ia patah ia kecewa bahkan ia marah. Yaa.. jika kalian yang berada di posisi nya pun aku yakin akan melakukan hal yang sama seperti yang dia lakukan. Dia yang selalu ada, dia yang selalu mengalah dan dia pula yang di tinggalkan begitu saja. *** Adisa pov "aku teringat perjalanan yang aku lakukan sebelum perpisahan itu terjadi." "saat itu kita berjalan beriringan, sepanjang perjalanan terus membahas rencana kedepan. tapi saat berada di persimpangan, langkah mu mulai memelan. kenapa tanya ku saat itu? kau terus saja diam ternyata sedang berperang dengan isi kepala mu." "Ohh"ucapku. ternyata ego sudah mengambil alih separuh perjalanan. dan akhirnya kita kalah dan mencari jalan sendiri-sendiri. aku di tinggalkan begitu saja, aku di patahkan sedemikian parah nya. luka ku mungkin belum sembuh dalam waktu semalam, tapi aku yakin waktu yang akan menyembuhkan luka ku. aku hanya perlu mengikhlaskan bukan? dan semua akan baik-baik saja setelah nya." Author pov Akan kah si gadis bisa melupakan masa lalu nya? Atau ia akan kembali terjatuh ke dalam lubang kesakitan yang sama?
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Juan [REVISI]
  • Ik Hou Weer Van Je
  • Devaul • completed
  • The Real Of Me
  • GLANCE
  • Summer Triangle  (Revisi)
  • Raden
  • Guntur ; BAD BOYFRIEND [SUDAH TERBIT]
  • Di Balik Bayang Asa

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti