Sorry
  • WpView
    Reads 73
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 1, 2020
Apa jadinya jika seseorang yang pernah ada di hari-hari kita tiba-tiba dipertemukan kembali dengan kita? Apa jadinya jika seseorang yang pernah ada dihari-hari kita berusaha kembali untuk mengisi kekosongan hati kita padahal tak ada sedikit pun rasa yang timbul kembali di hati kita. Hal itu dirasakan oleh Agatha gadis yang tiba-tiba saja dipertemukan kembali dengan seseorang yang pernah mengisi hari-harinya. Bagi Agatha sejak pertemuannya kembali dengan Bian yang tak lain adalah seseorang yang pernah mengisi hari-harinya dahulu adalah sebuah kutukan. Lain halnya dengan Bian yang justru menganggap semua ini adalah keberuntungan karena pasalnya sejak mereka berpisah Bian tidak pernah bisa melupakan sosok Agatha. Sebuah kejadian memaksakan mereka harus tetap bersama kembali. Bisakah Agatha menerima Bian kembali di kehidupannya?
All Rights Reserved
#199
sorry
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LOVE FOUND REGARDLESS
  • REGRET
  • Xless Marriage
  • Meet Him Again (TAMAT)
  • A N A
  • Maaf untuk Berpisah
  • Another You, Another Way (Pain Series #3)
  • Our Secret || End
  • #2 The Sunflower that Never Shines
  • SENJA UNTUK SAGARA

Gagal menikah karena tunangannya berselingkuh tak menghentikan Hana untuk tetap pergi "bulan madu" sendirian ke Turki. Di sana, ia bertemu Kaivan yang baru saja bercerai. Dua orang asing dengan hati yang patah itu membuat kesepakatan impulsif: menjadi pengganti satu sama lain selama perjalanan, larut dalam sesuatu yang seharusnya tak pernah terjadi, dengan janji untuk melupakan semuanya setelahnya. Namun, takdir punya cara sendiri untuk mempermainkan mereka. Dua tahun berlalu, dan tiba-tiba, mereka kembali dipertemukan-bukan di negeri asing, tetapi dalam kehidupan nyata yang tak memberi ruang untuk pura-pura. Apakah pertemuan ini kesempatan kedua untuk menemukan cinta, atau hanya pengingat bahwa beberapa kisah memang seharusnya dibiarkan selesai?

More details
WpActionLinkContent Guidelines