Story cover for reason by moccatiramisu
reason
  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
Complete, First published Mar 21, 2020
reason - rea·son
/ˈrēzən/

Reason is the capacity of consciously making sense of things, applying logic, and adapting or justifying practices, institutions, and beliefs based on new or existing information. Reason, or an aspect of it, is sometimes referred to as rationality. Reasoning is associated with thinking, cognition, and intellect.

----------------------

06.19 p.m.

"Pak detektif! Saya menemukan beberapa mayat di ruang R. Sebaiknya anda cepat ke sana!"

Detektif dan para tim penyelidik langsung berlari menuju ruang itu.

"Cepat panggil tim forensik!"

"Baik!"

Detektif itu melangkah maju, mendekati suatu pintu. Dibukanya pintu itu.

"Pak detektif!"

Suara itu tak lagi didengarnya. Detektif itu sudah diselimuti oleh rasa penasarannya.

Diam.

Hanya itu yang bisa dilakukannya setelah melihat ruang kaca itu. Ruang yang sudah dipenuhi darah. Dan di dalamnya ada dia.

Dia yang sudah meninggalkannya beberapa tahun lalu.


Dia yang sudah mencoba untuk membunuhnya.
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add reason to your library and receive updates
or
#307mind
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 8
VALEN and The Guide of Shadow cover
This Love? cover
 Pulse of the Fate cover
RAESHA (Revisi) cover
TUBUH GADIS NERD [END] cover
Ad Meliora || END✓ cover
_||The Revenge.|| [-YTMCI STORY-]_ cover
Di Balik Meja Redaksi [SUDAH TERBIT] cover

VALEN and The Guide of Shadow

9 parts Ongoing

"Aku Nayla. Karyawan Baru yang bekerja di Valen Corp demi menyelamatkan ibuku. Kupikir, ini hanya tentang pekerjaan. Tapi Valen Corp bukanlah tempat biasa. Di balik gedung megah dengan sistem keamanan mutakhir, tersembunyi sesuatu yang bahkan logika pun tak bisa menjelaskan." "Di sini, semua orang tersenyum dengan lidah bercabang. Manipulasi tersembunyi di balik basa-basi. Dan aku, yang hanya ingin bertahan disini, justru menyaksikan hal yang tak seharusnya." "Malam itu, dunia kami terkunci, seolah-olah terlempar ke dimensi lain. Lalu mereka datang. Pembunuh berpakaian hitam, memburu darah, menghancurkan segalanya. Aku melihat orang-orang terbunuh. Aku melihat CEO kami dijadikan target." "Saat darah berceceran dan kebenaran runtuh, mataku... berubah. Seolah tahu jalan keluar. Seolah bisa melihat sesuatu yang tidak bisa dilihat orang lain. Mereka menyebutnya 'mata seorang Pemandu', mata yang dapat melihat dunia lain, kemampuan membaca jalur, membuka rahasia, dan menyembunyikan kerahasiaan yang tersembunyi di antara realita." "Dan kini keadaannya memburuku. Karena aku bukan hanya saksi. Aku adalah kunci."