reason
  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Wed, Apr 8, 2020
reason - rea·son /ˈrēzən/ Reason is the capacity of consciously making sense of things, applying logic, and adapting or justifying practices, institutions, and beliefs based on new or existing information. Reason, or an aspect of it, is sometimes referred to as rationality. Reasoning is associated with thinking, cognition, and intellect. ---------------------- 06.19 p.m. "Pak detektif! Saya menemukan beberapa mayat di ruang R. Sebaiknya anda cepat ke sana!" Detektif dan para tim penyelidik langsung berlari menuju ruang itu. "Cepat panggil tim forensik!" "Baik!" Detektif itu melangkah maju, mendekati suatu pintu. Dibukanya pintu itu. "Pak detektif!" Suara itu tak lagi didengarnya. Detektif itu sudah diselimuti oleh rasa penasarannya. Diam. Hanya itu yang bisa dilakukannya setelah melihat ruang kaca itu. Ruang yang sudah dipenuhi darah. Dan di dalamnya ada dia. Dia yang sudah meninggalkannya beberapa tahun lalu. Dia yang sudah mencoba untuk membunuhnya.
All Rights Reserved
#151
mind
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • CIRCLE OF LIES - SHADOW IN THE DARK
  • Ad Meliora || END✓
  •  Pulse of the Fate
  • RAESHA (Revisi)
  • Soul Journey
  • VALEN and The Guide of Shadow
  • Di Balik Meja Redaksi [SUDAH TERBIT]

"apa yang lo lakukuin?" tanya Rara dengan darah yang mengalir bercampur dengan air hujan "membunuh mu agar semuanya kembali pada saya" kata seseorang tersebut dengan seringaian yang menurut Rara lucu "ahh musuh ayah rupanya, beruntung banget gw yang jadi korban, selamat Lo berhasil, maafin kakak ya, kakak ngga bisa nemenin kalian main lagi, selamat tinggal adik adik kakak" setelah mengatakan itu Rara pun jatuh dan langsung menghembuskan nafas terakhirnya "berhasil" kata seseorang itu dan langsung meninggalkan Rara dengan lumuran darah yang kemana mana disisi lain "aku mohon jangan lakuin itu, sakitt" kata gadis manis yang sedang menahan sakit dan tangis nya. ______________________________________________________________________________________________________________ "bodoh sekali kalian ini, kalau mau culik tuh jangan basa basi bego, langsung dekeb bawa ke mobil jangan kebanyakan cing cong kalau kerja kalian kek gitu yang ada mangsa kalian kabur" ucap Rara menasehati "sekarang kalian pergi rencanain lagi Mateng Mateng baru balik lagi" lanjut nya dengan bodoh nya 4 orang itu mengangguk dan membawa teman mereka yang pingsan "goblok anying" umpat Rara, sekarang Rara sadar bahwa wanita gila tadi udah disampingnya memandang sendu mobil yang kini kian menjauh "sabar ya buk, belum rejeki nya" kata Rara sambil menepuk nepuk pundak wanita itu, dan wanita gila itu hanya mengangguk pasrah

More details
WpActionLinkContent Guidelines