Hardest To  Love

Hardest To Love

  • WpView
    Reads 8,147
  • WpVote
    Votes 691
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 2, 2023
"Gue selalu tau apa yang gue mau, Lu. Tapi gue juga realistis, gue tau apa yang gue mampu. Gue tau gue mau lo, Lu. Dari dulu. Tapi gue juga tau gue ga akan mampu." Lucia hanya bisa diam, walaupun kepalanya sangat berisik. Dia ingin mengatakan banyak hal, tapi bibirnya kelu. Dia tidak bisa bersuara. "Jadi, kayaknya lebih baik ini gausah dilanjutkan. Gue minta maaf kemarin udah engaged juga dan sekarang kayak gini. Tapi, menurut gue, lebih baik ini diakhiri sebelum bahkan kita mulai. Just to avoid unnecessary things in the future." Selain tidak bisa bersuara, Lu juga bahkan tidak bisa mengangkat wajahnya. Dia menunduk. Bukan tanpa alasan sebenarnya, tapi, salah satu faktor utamanya adalah karena dia merasa sangat sedih. Dan juga marah, di waktu bersamaan. Tapi itu menyebabkan dia ingin menangis. Karena sedih. Dan marah. Tidak ada lagi suara. Untuk beberapa saat, hanya ada keheningan. Nino sudah tidak lagi berkata-kata. Sepertinya dia sudah selesai. "You know the exit door." Terdengar - walaupun cukup halus - suara pintu yang membuka, sebelum kemudian menutup kembali; diikuti langkah kaki yang semakin menjauh. Dan akhirnya Lucia bisa mengangkat kepalanya. Memandang ruangan yang sudah kosong. Sekarang bagaimana? Bagaimana dia bisa bilang ke bosnya kalau klien besar ini tidak jadi menggunakan jasa mereka? --- Cover from weheartit and edited by me. - Ongoing stories: + Alleindra + Mauka Makai + As You Are + The Wedding + One Kiss . Started: 20 Maret 2020 . Guess it's time to (finally) continue this one [03 05 2023]
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dia (Buku 1: Bagian 1)
  • Mencintai Nania
  • EDAMAME [TAMAT]
  • [End] Behind The Wedding
  • Dear Future (new version)
  • Dillema: The End Of Beginning
  • Nostalgia
  • Collide (Adult Content)

"Ya, Tuhan, aku berteman dengan Siluman Ular." "Diam kau, Nona Aku-Tidak-Pernah-Tidur-Dengan-Lelaki-Lain-Sejak-Putus-Dengan-Fred." Aku bisa merasakan pipiku merah padam dan piring burgerku terbelah dua karena gerigi pisauku. ********************************************************************************************** Bertemu Jessica Robinson, asisten HRD di sebuah museum yang terletak di salah satu sudut kota London yang bergelimang waktu. Dari perjalanan hidupnya selama dua puluh enam tahun yang lurus tanpa cela, dia dikagetkan oleh kemampuan sahabatnya, Lily, dalam bertukar 'kehangatan' dengan Tris, ayah kandung Jessica! Terpukul oleh kenyataan bahwa Tris serius terhadap Lily, dibantu oleh Fred, mantan cinta dan sekaligus kekasih pertamanya, Jess mengungsi ke apartemen mewah Amy, kekasih Fred selama 7 tahun terakhir. Namun, menyadari bahwa dia masih mengharapkan Fred, Jess memutuskan untuk segera mencari tempat tinggal baru. Sekarang atau tidak sama sekali. Binal atau tua sendirian tanpa seseorang yang bisa menariknya ke lembah kebahagiaan. Dan masalahnya, siapa yang bersedia? (Buku 1: Bagian 1) Tanggal Publikasi: Agustus 22, 2016 - April 17, 2017

More details
WpActionLinkContent Guidelines