ANGANKU MENGADU

ANGANKU MENGADU

  • WpView
    Membaca 97
  • WpVote
    Vote 10
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Mar 22, 2020
Anganku ingin mengadu, tapi tidak tau harus kemana ku berseru. Mungkin lewat tulisan anganku bisa merasa terpuaskan. Harap rasaku bisa tersampaikan. Sebuah buku berisi karya sastra berbentuk Prosa dan Puisi. Tentang pengalam hidup yang telah di jalani.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#749
perasaan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • di akhir perang
  • Rangkaian Kata (Completed)
  • Kumpulan Puisi Inspiratif
  • KLINIK PUISI (Semoga Lekas Kambuh)
  • Sepatah Kata
  • About My Poem
  • Setulus Rasa Untuk Kehidupan
  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • Puisi 'tuk kau, Yang merindu
  • Dia Semesta

" untuk mu agama mu, Dan untuk ku agama ku ( al kafirun ayat 6 ) kamu boleh mencintainya, Tapi jangan ambil dia dari tuhan nya ( korintus 6:14-15) ~ pada masanya, seseorang akan pergi dengan sendirinya. Dan pada waktunya, seseorang akan datang dengan rencana nya. kita berada di antara doa dan harapan. bertemu dalam persimpangan takdir, kita hanyalah hasil dari kesengajaan yang di ciptakan semesta. kau dan aku, dua insan yang tengah menjalin cinta namun terjebak dalam jurang pemisah paling bahaya. antara adzan yang berkumandang dan lonceng yang berdentang. antara kiblat yang tentukan arahku pulang dan salib yang membuat mu tenang. antara manisnya syahadat dan dahsyatnya syafaat. antara hitungan tasbih dan kalungan rosairo. ini bukan lagi perihal cinta tapi keyakinan tidak ada yang bisa berjalan mulus setelah ini. kita hanya akan menjadi penghianat entah aku yang meninggalkan Allah ku atau kamu yang meninggalkan Tuhan mu. kita hanyalah luka yang tertunda semakin lama mungkin akan semakin sulit untuk di redam, tolong ingat kali ini bukan takdir yang jahat tapi kita yang terlalu menentang akal sehat. biarlah kita menjadi sebuah kenangan yang akan ku simpan dengan benar. dari kamu aku belajar bahwa mengiklaskan adalah cara terbaik dari mencintai, tak apa setidaknya aku pernah membuat mu tertawa,pernah bebagi kisah juga pernah menjalani hari yang sulit untuk di lupakan. terkadang ada beberapa hal yang tidak bisa kita miliki tapi setidaknya bisa menjadi kenangan yang akan abadi.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan