Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
Ghuroba
  • WpView
    Reads 153
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 22, 2020
Bismillah... Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh. Apa yang terbesit dalam benak kita saat mendengar istilah "golongan minoritas"? Apakah golongan yang terkucilkan, terzalimi, dan termaginalkan?. Atau mungkin golongan yang seharusnya di hindari dan di takuti? Dalam cerita ini , penulis akan menceritakan tentang seorang gadis yang berasal dari golongan minoritas yang berasal dari sebuah daerah yang sangat minoritas mengenai islam. Ia menimbah ilmu di sebuah pesantren impian. Kegigihannya dalam menyampaikan kebenaran tentang islam kepada keluarga bahkan orang-orang di lingkungan sekitarnya , menjadikannya seorang wanita yang lebih bersabar. karena ia tahu , tidak semua orang akan mendengarkan apa yang di sampaikan , walau kebenaran itu pun benar adanya. Semoga para pembaca dapat mengambil hikmah dari setiap tulisan yang saya tuangkan dalam bentuk fiksi.. Taqobbalallahu Minkum... 😊 Wasaalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh Selamat Membaca.... ♡
All Rights Reserved
#39
religius
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lembar Terakhir Surat Untuk Dika
  • Ad Meliora || END✓
  • HADIAH DARI LANGIT [END]
  • Dia dan Doa
  • Cahaya Cinta di Langit Biru
  • Mushaf Cinta Dari-Nya [ END ]
  • MELINTASI CAHAYA
  • WHO IS ABOVE DINAR ?
  • Imamku Seorang Muadzin
  • GARIS WAKTU [COMPLETED] √

"Tentang hari ini Dik, seni mencintaimu harus ku akhiri dengan kesedihan dan kebahagiaan yang mendalam. Kau sudah menemukan kebahagiaan yang selama ini kau cari. Salut untukmu Mil, kamu perempuan hebat. Dan ku titipkan semua aksaraku padamu, sebagai bait kata yang menemukan penyair baru. Puisiku akan terus tumbuh, meski aku tak lagi dapat merangkainya" Kisahh ini bercerita tentang Anima, gadis cantik asal Solo yang sedang dalam tahap berhijrah. Ia bukan seorang pendosa. Namun, betapa susahnya istiqomah menjalani perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Terlebih lagi, hal yang lebih sulit dialaminya ketika keimanannya diuji oleh hadirnya sosok Andika Ahmad Firdaus dalam hidupnya. Teman SMA yang sedang menjalani pendidikan TNI. Seseorang yang hanya bisa dirangkul dari jauh tanpa bisa menyentuhnya. Memeluknya dalam hati, mencintai sendirian. Iman yang kokoh bahkan sesekali tersungkur, membuatnya lelah dan selalu dalam keputus asaan. Hingga pada akhirnya, melepaskan adalah sebaik-baiknya bentuk mengikhlaskan. Sebab jatuh cinta adalah takdir, mencintai adalah pilihan. Dan Anima telah memilih untuk mencintai dengan cara yang paling menyakitkan. "Akan ku kantongi kegagalanku hari ini. Tidak akan ku buang. Nanti akan ku lihat kembali ketika kemenangan sudah menghampiri." Hatiku yang berkata. Rancu. Setiap hari selalu rasa letih yang ku rasakan. Entah apa yang membuat aku setegar itu sampai saat ini. Hanya iman yang kumiliki. Ini adalah kisah muslimah yang merangkak menemui Tuhannya dalam cinta yang tak seharusnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines